Bayi di Irak Lahir Tanpa Hidung Diduga Akibat Radiasi Senjata Perang

Bayi yang baru lahir ini diterbitkan oleh Fallujah Birth Defects. Belum ada pihak luar yang mengonfirmasi bahwa gambar itu asli.

Bayi di Irak Lahir Tanpa Hidung Diduga Akibat Radiasi Senjata Perang
Mail Online
Bayi di Irak dilahirkan tanpa hidung atau dikenal dengan istilah kelainan arhinia 

Bayi di Irak Lahir Tanpa Hidung Diduga Akibat Radiasi Senjata Perang

TRIBUNJOGJA.com - Seorang bayi Irak dilahirkan dengan kelainan yang disebut arhinia. Kelainan ini merupakan kondisi di seseorang tak hidung atau indera peciuman. Arhinia ada dua jenis, yakni arhinia karena kondisi bawaan sejak lahir, dan arhinia yang disebabkan oleh faktor lain semisal kanker, infeksi atau kecelakaan.

Adapun bayi yang ini berasal dari Fallujah, sekitar 64 km barat Baghdad ini terpaksa bernafas lewat mulutnya.

Ia diyakini menderita kelainan arhinia.

Dikutip dari Mail Online, Jumat (22/3/2019), kondisi itu diyakini disebabkan oleh gen yang salah. Tercatat ada kurang dari 100 kasus yang pernah terjadi.

Baca juga :

Para Anggota Geng Motor Jaga Masjid Agar Muslim Selandia Baru Bisa Tenang Beribadah

Adapun gambar bayi yang baru lahir ini diterbitkan oleh Fallujah Birth Defects. Belum ada pihak luar yang mengonfirmasi bahwa gambar itu asli.

Sementara mereka mengklaim bahwa tingkat kecacatan bayi meningkat setelah adanya perang Irak.

Organisasi itu, yang dibentuk sembilan tahun lalu, mengklaim ini merupakan kasus pertama adanya bayi tanpa hidung.

Kisah Penembak Runduk Kurdi yang Berhasil Tewaskan 250 Militan ISIS di Suriah

Halaman
123
Editor: mon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved