Lifestyle

Agar Anak Tak Lagi Takut ke Dokter Gigi

Psikolog anak dan keluarga Ayoe Sutomo mengatakan, trauma anak ke dokter gigi berkaitan dengan mindset yang ditanamkan orangtua terhadap anak.

Agar Anak Tak Lagi Takut ke Dokter Gigi
Tribun Jogja/ Khaerur Reza
Ilustrasi: Sejumlah dokter gigi residen spesialis gigi anak UGM memberikan pelayanan pemeriksaan gigi gratis kepada para siswa berkebutuhan khusus, Kamis (19/11/2015) di SLBN 1 Bantul. 

TRIBUNJOGJA.COM - Mungkin banyak yang meringis dan takut karena membayangkan sakitnya ketika gigi diperiksa oleh dokter.

Terlebih bagi anak. Pengalaman buruk ke dokter gigi kerap berujung pada trauma berkepanjangan anak terhadap dokter gigi.

Lalu, bagaimana mengatasinya?

Psikolog anak dan keluarga Ayoe Sutomo mengatakan, trauma anak ke dokter gigi berkaitan dengan mindset yang ditanamkan orangtua terhadap anak.

Selain itu, anggapan masyarakat umum terhadap dokter gigi juga seringkali membuat ketakutan anak semakin besar.

"Ada masyarakat yang mengatakan: ke dokter gigi nanti sakit, disuntik, dan sebagainya," kata Ayoe pada konferensi pers di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (20/3/2019)

Baca: Hilaria Sekar Seruni Tyaswari, Dokter Gigi Muda Asal Yogyakarta yang Berpestasi di Bidang Menyanyi

Orangtua punya peranan besar untuk membuat sesi pemeriksaan ke dokter gigi menjadi saat yang tidak menakutkan bagi anak.

Pertama, kata Ayoe, adalah dengan tidak memenuhi pikiran anak dengan pengalaman-pengalaman negatif soal kunjungan ke dokter gigi.

Biasanya, apa yang disampaikan orangtua akan cenderung dipercaya dan diyakini oleh anak.

"Ketika anak diajak ke dokter gigi bisa diawali dengan: 'nanti di sana gigi dicek, ada kursi naik-turun itu seru banget loh.', Hal-hal seperti itu bisa disampaikan pada anak sebelum datang ke dokter gigi," tuturnya.

Halaman
123
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved