Sewelas Saklawase 11th Anniversrawung Sheilagank Jogjakarta

bertempat di pendopo Mbah Waluh, Gonjen, Tamantirto, Kashian, Bantul komunitas Sheilagank Jogja (fans Sheila on 7) merayakan syukuran ke-11 tahun

Sewelas Saklawase 11th Anniversrawung Sheilagank Jogjakarta
Ist
bertempat di pendopo Mbah Waluh, Gonjen, Tamantirto, Kashian, Bantul komunitas Sheilagank Jogja (fans Sheila on 7) merayakan syukuran ke-11 tahun. 

TRIBUNJOGJA.COM - Rabu (20/3/2019) malam pukul 19.00WIB bertempat di pendopo Mbah Waluh, Gonjen, Tamantirto, Kasihan, Bantul komunitas Sheilagank Jogja (fans Sheila on 7) merayakan syukuran ulang tahun ke-11.

Mengusung tema 'Sewelas Saklawase Anniversrawung 11th', Renaldo Ketua Sheilagank Jogja menuturkan, diambil tema itu karena srawung adalah senjata eksistensi sebuah komunitas.

"Biar kita lebih intim, solid dan rasa kekeluargaan yang hangat antar hubungan anggota," kata Renaldo.

Acara yang dipandu oleh MC 'Bhowox DUTA SHAMPO' malam itu makin hangat dengan kehadiran puluhan anggota sheilagank.

Acara malam itu diisi dengan potong tumpeng. Hadir pula beberapa founder komunitas dan sejenak flashback perjalanan kebelakang Sheilagank Jogja dengan sesi napak tilas komunitas.

"Saat pertama berdiri pada 20 maret 2008, dahulu kita cuma ada 25 anggota. Kita ngumpul di bundaran UGM setiap malam minggu. Seiring berjalannya waktu, kita sekarang jumlahnya sekitar 300an orang," tambah Ekky Wakil Sheilagank Jogja.

Ada cerita menarik dalam dunia komunitas Sheilagank. Tak bisa dipisahkan setiap komunitas timbul semacam rasa 'witing tresno jalaran soko kulino' yang berujung pada timbulnya benih- benih cinta. Hal ini sama dirasakan oleh achel Krisna (32) dan Guridno (33).

Pertemuan di komunitas Sheilagank Jogja menyisakan cerita benih-benih cinta hingga hubungan mereka berlanjut ke jenjang pernikahan September 2013 lalu.

Hingga sekarang mereka masih eksis di Sheilagank. Bertambah lengkap juga kebahagian mereka dengan kehadiran putra mereka Muhammad Zafran (4).

"Kita bertemu dalam kesamaan yang sama yaitu suka Sheila on 7. Jadi secara gak langsung di Sheilagank jogja ini saya bertemu dengan jodoh saya," kata Guridno.

Acara malam itu juga semakin seru dengan hadirnya kartunis Pak Joen Yunus. Malam itu juga secara bersamaan Sheilagank Jogja mengadakan doa bersama untuk korban tragedi penembakan di masjid New Zealand dan korban bencana di Tanah Air.

Malam itu acara ditutup dengan menyanyikan lagu S07 yang berjudul sahabat sejati secara massal.

Meskipun sederhana tapi kesan persaudaran dan kekompakan malam itu semakin memperjelas kokohnya sebuah komunitas Sheilagank Jogja ini makin solid.

Yah malam itu Sheilagank Jogja mengajarkan arti sebuah pertemanan, persaudaraan dan kekeluargaan secara nyata tanpa melihat perbedaan latar belakang masing-masing anggota.

Seperti lirik lagu sahabat sejati “Aku raja kaupun raja, aku hitam kaupun hitam, arti teman lebih dari sekedar materi”

11 tahun tentunya bukan waktu yang singkat untuk sebuah komunitas musik, dari Sheilagank Jogja kita belajar menjadi loyalis sejati dalam mendukung band idola.

Yakni dengan cara yang elegan. membeli karya-karya original, membeli tiket show/konser, juga membeli produk merchendaise official Sheila on 7.

Terimakasih Sheilagank Jogja, semoga persaudaran ini semakin membatu sampai saat lanjut usia nanti.

Dan “someday” impian terbesar dalam hidup kita, di hari yang akan datang kita masih bersama-sama menyaksikan konser-konser Sheila on 7 dengan anak dan istri kita masing-masing dan menjadi cerita klasik untuk masa depan. (*)

*Oleh: Kunang, Sheilangank 

Editor: Ikrob Didik Irawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved