Pantauan Perkembangan Aktivitas Gunung Merapi Terbaru

antauan tersebut diungkapkan BPPTKG melalui akun Twitter resminya pada pukul 06.18 WIB

Pantauan Perkembangan Aktivitas Gunung Merapi Terbaru
TRIBUNJOGJA.com | Setya Krisna Sumargo
KUBAH MERAPI - Kubah baru lava Gunung Merapi (2.930 mdpl) terlihat sangat jelas dari arah Kali Talang, Balerante, Kemalang, Klaten, Jumat (30/11/2018) pagi. Kubah baru lava itu terbentuk sejak 11 Agustus 2018 dan terus tumbuh dengan kecepatan rendah, rata-rata 2.400 meter kubik/hari. 

TRIBUNJOGJA.COM - Kamis (21/3/2019) BPPTKG memantau aktivitas Gunung Merapi.

Pantauan tersebut diungkapkan BPPTKG melalui akun Twitter resminya pada pukul 06.18 WIB.

Dalam laporannya BPPTKG menyebutkan bahwa Gunung Merapi kembali terpantau menyemburkan lava.

Berdasarkan hasil pantauan melalui CCTV telah terjadi 1 kali guguran lava dgn jarak luncur 800 m arah hulu Kali Gendol.

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyebutkan aktivitas tersebut tercatat mulai pukul 18.00 pada Rabu (20/3/2019) hinga 06.00 WIB pada Kamis (21/3/2019).

Sementara visual Gunung Merapi melalui PGM Kaliurang terlihat cerah berawan.

Terpantau juga suhu udara 21.4 °C, kelembaban 77 %, tekanan udara 916.4 hpa dan angin tenang.

BPPTKG menetapkan status Gunung Merapi pada Level Waspada sejak 21 Mei 2018.

Berikut 4 rekomendasi BPPTKG terkait aktivitas Gunung Merapi:

1. Masyarakat, khususnya yang berada di Kawasan Rawan Bencana III, diimbau tetap tenang dan beraktivitas seperti biasa, serta selalu mengikuti informasi aktivitas Merapi.

2. Radius 3 km dari puncak Gunung Merapi agar dikosongkan dari aktivitas penduduk.

3. Pemerintah daerah direkomendasikan untuk mensosialisasikan kondisi Gunung Merapi saat ini.

4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi. (*)

Penulis: Hanin Fitria
Editor: iwe
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved