Bantul

Masa Tanggap Darurat Bencana di Bantul Diberlakukan Selama 7 Hari

Bupati Bantul Suharsono memberlakukan masa tanggap darurat bencana di Bantul selama tujuh hari.

Masa Tanggap Darurat Bencana di Bantul Diberlakukan Selama 7 Hari
TRIBUNJOGJA.COM / Amalia Nurul
Bupati Bantul Suharsono saat hendak meninjau lokasi evakuasi korban longsor di Dusun Kedung Buweng, Wukirsari, Imogiri, Rabu (20/3/2019) siang. 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Bupati Bantul Suharsono memberlakukan masa tanggap darurat bencana di Bantul selama tujuh hari.

Hal tersebut melihat kondisi di beberapa daerah yang masih perlu pemulihan.

"Tanggap darurat ini selama tujuh hari," kata Suharsono, Rabu (20/3/2019) saat ditemui Tribunjogja.com usai memantau proses evakuasi korban longsor di Dusun Kedung Buweng, Wukirsari, Imogiri.

Menurutnya, masih banyak lokasi yang belum selesai untuk dibenahi pasca bencana terjadi.

"Saya kira masih membutuhkan (bantuan) di lokasi yang belum selesai. Perbaikan akses jalan juga masih perlu bantuan," katanya.

Ia juga mengimbau masyarakat di daerah bencana untuk mengungsi sementara.

Karena menurutnya datangnya bencana tak dapat diprediksi.

"Bisa mengungsi dulu di rumah saudaranya. Karena cuacanya juga masih labil. Kadang-kadang cerah ada matahari, kadang juga masih gerimis kecil-kecil," ujarnya.

Musibah atau bencana, katanya, tak dapat diprediksi. Sehingga kewaspadaan harus ada setiap saat.

"Ini namanya musibah, kita tidak bisa memprediksi. Kita harus menerima keadaan, harus cepat bangkit," tuturnya.(*)

Penulis: amg
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved