Empat Wisatawan Asing Korban Gempa saat Berada di Air Terjun Lombok Berangsur Membaik

Empat orang wisatawan warga negara asing asal Malaysia, korban longsor air terjun Tiu Kelep, Senaru, Lombok Utara, berangsur membaik.

Empat Wisatawan Asing Korban Gempa saat Berada di Air Terjun Lombok Berangsur Membaik
Dok. Humas Basarnas
Tim SAR gabungan mengangkat jenazah wisatawan yang tertimpa longsoran batu saat terjadi gempa di air terjun Tiu Kelep, Desa Senaru, Kecamatan Bayan, Lombok Utara, NTB, Senin (18/3/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM - Empat orang wisatawan warga negara asing asal Malaysia, korban longsor air terjun Tiu Kelep, Senaru, Lombok Utara, yang dirawat di RSUP NTB, berangsur membaik.

Keempat WN Malaysia menjalani operasi patah tulang dan syaraf karena pendarahan di bagian kepala. Keempatnya diprediksi bisa kembali ke Kuala Lumpur, Malaysia dalam waktu dekat ini.

Hingga Rabu (20/3/2019), empat orang WN Malaysia yang dirawat di ruang VIP Pantai Kuta RSUP NTB, masih menjalani proses pemulihan pasca-operasi patah tulang di bagian sendi engkel, betis serta pendarahan di bawah tulang kepala.

Baca: Menyusuri Taman Klasik Tempat Liburan Keluarga Sultan dan Raja di Jawa hingga Lombok

Mereka mengalami luka serius akibat tertimpa bebatuan tajam di kawasan wisata air terjun Tiu Kelep, Senaru, Lombok Utara.

Dua orang kerabat WNA Malaysia yang ditugaskan menjaga mereka di empat ruang perawatan yang berbeda.

"Mereka memang kita rawat di ruang VIP Pantai Kute, agar merasa lebih nyaman dan tidak terganggu selama menjalani perawatan " kata Sholikin, Kepala Humas RSUP NTB, Rabu (20/3).

Dokter Dyah Purnaning SpOT yang menangani keempat pasien korban longsor tersebut, menyebutkan semua luka serius telah berhasil diatasi dan dalam proses penyembuhan dan pemulihan.

"Semua sudah kita lakukan tindakan emergensi dan sekarang semua sudah dalam kondisi stabil," terang Dr Dyah.

Dr Dyah juga membenarkan sebagian besar mereka, korban longsor itu trauma juga karena ketakutan.

Halaman
12
Editor: iwanoganapriansyah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved