Sleman

Selama Dua Bulan, 17 Anak di Bawah Umur di Sleman Ajukan Dispensasi Kawin

Selama Dua Bulan, 17 Anak di Bawah Umur di Sleman Ajukan Dispensasi Kawin

Selama Dua Bulan, 17 Anak di Bawah Umur di Sleman Ajukan Dispensasi Kawin
via Kompas.com
Ilustrasi pernikahan dini 

TRIBUNJOGJA.COM - Angka pernikahan dini di Kabupaten Sleman masih tinggi.

Rata-rata pernikahan dini karena remaja yang hamil di luar nikah.

Berdasarkan rekapitulasi perkara putusan Pengadilan Agama Sleman, selama lima tahun belakang angka tertinggi dispensasi kawin pada tahun 2015 yakni mencapai 122 putusan pengadilan.

Adapun berturut-turut dari 2014 yakni berjumlah 115 putusan, di tahun 2015 meningkat menjadi 122 putusan, tahun 2016 turun di angka 103, kemudian 2017 menjadi 89, dan angka itu naik lagi menjadi 93 putusan di tahun 2018.

Baca: Sejak Januari Lalu, Polresta Yogyakarta Sudah Tindak 9 Penjual Miras Ilegal

Panitera Muda Permohonan Pengadilan Agama Sleman, Muslih, memaparkan untuk update 2019 dalam bulan Januari sampai Februari ini sudah ada 17 permohonan dispensasi kawin dan sudah 14 yang sudah diputuskan.

Ia mengatakan dispensasi kawin menjadi salah satu jalan orang tua untuk menikahkan anak di bawah umur.

"Kebanyakan mereka karena hamil di luar nikah, dan belum cukup umur. Bahkan ada yang masih SMP, umur 12-13 sudah menikah karena hamil duluan," tuturnya, Selasa (19/3/2019).

Baca: Pendaftaran Lelang Jabatan di Lingkungan Pemkot Yogyakarta Dibuka Besok, Ada 14 Posisi yang Kosong

Ia menyayangkan bahwa masih tingginya anak di bawah umur menikah karena kurang kontrolnya orang tua dalam mendidik anak.

"Nikah itu kebutuhan tapi mereka belum siap menikah. Tapi kalau tidak dinikahkan, orang tua yang malu. Akhirnya yang merawat bayinya juga orang tuanya," tambahnya.(tribunjogja)

Penulis: nto
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved