Sleman

Rujak Senthe dan Celeng Kewengan, Batik Langka Asal Seyegan

Sebagai negara yang menjadikan batik sebagai identitas bangsa, Indonesia memiliki motif batik yang sangat beragam.

Rujak Senthe dan Celeng Kewengan, Batik Langka Asal Seyegan
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Seorang pekerja sedang membatik. Nampak di belakangnya beberapa kain yang sudah selesai dibatik 

Kain selendang ia lepas mulai harga Rp 125 ribu, sementara untuk kain lebar dijual mulai Rp 350 ribu sampai Rp 400 ribu.

Selama sebulan, Machrus mampu memproduksi 15 potong kain.

Seluruhnya dilakukan dengan metode batik tulis.

Machrus menyatakan penjualan sempat mengalami penurunan, namun dua tahun terakhir kembali meningkat.

Penjualan pun menurutnya terbantu oleh dukungan media sosial.

Baca: Motif Batik Truntum Khas Yogyakarta Bakal Mejeng di Grand Final Puteri Indonesia 2019

Namun demikian, Mahcrus belum akan memperluas jangkauan pasarnya.

Ia masih membatasi di kawasan lingkungannya saja.

"Peminatnya juga hanya dari kalangan tertentu. Namun secara umum pembelinya banyak ibu-ibu yang menjualnya lagi di pasar tradisional," jelas Machrus.

Machrus pun berharap ada yang bisa meneruskan usahanya, terutama dari generasi muda.

Apalagi ia ingin batik khas Susukan tetap terjaga kelestariannya.

"Sebab motif batik tersebut jadi identitas dari Dusun Susukan," kata Machrus.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Alexander Aprita
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved