Bantul

Dinkes DIY Gelar Sosialisasi Germas di Panjangrejo, Ajak Warga Tanam Sayur dan Buah di Pekarangan

Dinkes DIY Gelar Sosialisasi Germas di Panjangrejo, Ajak Warga Tanam Sayur dan Buah di Pekarangan

Dinkes DIY Gelar Sosialisasi Germas di Panjangrejo, Ajak Warga Tanam Sayur dan Buah di Pekarangan
Istimewa
Kegiatan sosialisasi Germas di Padukuhan Watu, Panjangrejo, Pundong, Bantul belum lama ini. 

TRIBUNJOGJA.COM - Dinas Kesehatan DIY menggelar sosialisasi Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) di Padukuhan Watu, Panjangrejo, Pundong, Bantul belum lama ini.

Sama seperti agenda sosialisasi sebelumnya, masyarakat diajak untuk menjaga kesehatan baik dari kesehatan badan, keluarga maupun lingkungan.

Henny Aprita Rahayuningsih selaku Kepala Balai Pelatihan Kesehatan Dinas Kesehatan DIY menjadi salah salah satu pemateri dalam sosialisasi.

Selain itu, hadir Ketua DPRD DIY, Yoeke Indra Agung Laksana, sejumlah perangkat desa setempat dan masyarakat Padukuhan Watu dan sekitarnya berjumlah sekitar 150 orang.

Baca: Maksimalkan Layanan Kesehatan Pemkot Yogya Terapkan e-Health di RS Pratama dan 2 Puskesmas

Dalam sosialisasi, Henny mengajak warga untuk hidup sehat dengan beraktivitas fisik minimal 30 menit sehari, peningkatan perilaku hidup sehat, penyediaan bahan pangan dan percepatan perbaikan gizi, peningkatan pencegahan deteksi dini penyakit, peningkatan lingkungan sehat, dan peningkatan edukasi hidup sehat.

“Enam aktivitas ini jika dilakukan secara kontinyu akan membuat warga menjadi sehat. Saya lihat masyarakat di sana sudah berupaya melakukan aktivitas tersebut. Terbukti lingkungan di sana relatif bersih. Tidak ada tumpukan sampah di tempat yang tidak semestinya. Tinggal dijaga dan terus ditingkatkan,” kata Henny.

Karena masyarakat Panjangrejo rata-rata punya lahan pekarangan yang luas, Henny pun berharap warga di sana memanfaatkannya dengan menanam tanaman sayur dan buah-buah di lahan tersebut.

Baca: Raih Sertifikasi Paripurna, RSPAU Akan Bangun Paviliun Khusus Kejiwaan

Buah dan sayur yang ditanam bebas jenis apapun, asalkan mudah perawatan supaya bisa tumbuh baik.

Ketika tanaman buah sudah berbuah dan sayur telah tumbuh, warga bisa memanfaatkannya untuk dikonsumsi di lingkungan keluarga.

Satu keuntungan yang paling pertama didapat, warga bisa menghemat pengeluaran karena tidak perlu membeli sayur dan buah di pasar. Tinggal memetik dari pekarangan.(tribunjogja)

Penulis: sus
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved