Yogyakarta

Penjelasan BMKG Faktor Pemicu Hujan Tak Henti-henti di Yogyakarta

BMKG DIY memprediksi hujan sedang lebat akan terus berlangsung hingga beberapa hari ke depan.

Penjelasan BMKG Faktor Pemicu Hujan Tak Henti-henti di Yogyakarta
BMKG
Update Citra Radar Cuaca Wilayah DI. Yogyakarta Tanggal 18 Maret 2019 pukul 05.00 WIB 

Penjelasan BMKG Faktor Pemicu Hujan Tak Henti-henti di Yogyakarta

Tribunjogja.com ------ BMKG DIY memprediksi hujan sedang lebat akan terus berlangsung hingga beberapa hari ke depan

Dengan adanya situasi potensi cuaca ekstrem ini, BMKG DIY mengeluarkan beberapa imbauan pada masyarakat untuk mewaspadai sejumlah potensi bencana hidrometeorologi.

Kepala kelompok data dan informasi stasiun Klimatologi Yogyakarta, Djoko Budiyono menjelaskan, kondisi cuaca di sebagian besar wilayah DIY masih berpotensi terjadi hujan sedang-lebat yang disertai petir dan angin kencang.

Baca: Sutopo: 2 Hari ke Depan Waspadai Banjir dan Longsor di Wilayah Yogyakarta

Kondisi ini terjadi karena ada dukungan pembentukan awan-awan yang bisa menyebabkan hujan di wilayah Yogyakarta.

Faktor yang mendukung kondisi tersebut antara lain karena saat ini di wilayah Jawa terjadi belokan angin akibat munculnya siklon savanah di samudera Hindia Barat Daya Jawa.

“Pembentukan awan awan hujan di wilayah Yogya juga didukung dengan menghangatnya suhu permukaan laut di perairan wilayah Indonesia juga memberikan suplai uap air besar bagi pertumbuhan awan-awan hujan,” urainya.


Posisi siklon Savanah | BPBD DIY | 17 Maret 22.30 WIB

Djoko menambahkan, hujan yang terjadi bisa disertai petir dan angin kencang.

Potensi hujan akan banyak terjadi di wilayah utara hingga tengah DIY seperti Sleman, Kulonprogo dan Bantul serta kota.

Halaman
1234
Editor: iwe
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved