Kulon Progo

Penginapan di Pantai Glagah Ancam Keselamatan Bandara NYIA

Area tersebut harus disterilkan dari aktivitas penduduk dan dibenahi jadi kawasan sabuk hijau sebagai fasilitas penunjang dalam mitigasi bencana.

Penginapan di Pantai Glagah Ancam Keselamatan Bandara NYIA
Tribun Jogja/ Singgih Wahyu Nugraha
Sejumlah pekerja tengah mengebut pengerjaan bangunan terminal penumpang New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Temon, Kulonprogo, Rabu (13/3/2019). 

Sosialisasi akan dilakukan sebelum proses penataan itu dimulai.

Namun, ia menegaskan bahwa bangunan penginapan serta areal tambak di selatan NYIA itu tetap harus digusur karena ilegal, terutama karena menyalahi tata ruang mengingat lokasinya ada di lahan yang bukan peruntukannya.

Ia mengaku sudah mendatangi warga yang memiliki bangunan atau aktivitas usaha di kawasan Pantai Glagah dan warga sudah menyanggupi untuk pindah jika sewaktu-waktu lahan tersebut akan dipakai oleh pemerintah.

Apalagi, lahan tersebut juga harus disterikan untuk jadi bagian dari mitigasi bencana serta mendukung operasional NYIA sebagai areal sabuk hijau.

"Mereka punya keinginan untuk didengarkan dan harus dicarikan solusinya. Namun, mitigasi bencana juga tetap diperlukan,"kata Hasto.

Ketua Paguyuban Penginapan Pantai Glagah, Bento Sarino mengatakan saat ini ada sekitar 18 bangunan penginapan yang berdiri dengan sekitar 200 unit kamar.

Baca: Mengintip Progres Bandara NYIA Kulonprogo - Pengerjaan Dikebut hingga Persiapan Penerbangan Perdana

Kebanyakan pemiliknya adalah warga terdampak pembangunan NYIA yang mencoba mencari jenis usaha lain sebagai sumber nafkah.

Ia menilai usaha penginapan itu menjadi pendukung pariwisata di Pantai Glagah sebagai akomodasi bagi wiusatawan luar daerah untuk menginap.

Bahkan, sebagian kamar inap itu kini juga difungsikan sebagai kamar kos bagi para pekerja di proyek pembangunan NYIA.

Ia mempertanyakan sikap pemerintah jika penginapan itu bakal digusur.

"Penginapan kan ada kaitannya dengan wisata. Kalau tidak ada penginapan, apa (wisatawan) yang dari jauh mau menginap di tempat parkir? Kan enggak," kata Bento.(*)

Penulis: ing
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved