Yogyakarta

4917 Jiwa Mengungsi di Seluruh DIY, Akibat Banjir, Tanah Longsor maupun Angin Kencang

Biwara juga mengatakan jika angin kencang juga terjadi di Kulonprogo, yang berdampak pada 10 desa di 8 kecamatan.

4917 Jiwa Mengungsi di Seluruh DIY, Akibat Banjir, Tanah Longsor maupun Angin Kencang
Tribun Jogja/ Singgih Wahyu Nugraha
Para pengungsi di Stadion Cangkring Kulonprogo 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Hujan yang terjadi dari pagi hingga malam hari di wilayah DIY pada Minggu (17/3/2019), menyebabkan beberapa daerah di 5 Kabupaten/Kota DIY mengalami banjir dan tanah longsor.

Untuk wilayah terparah sendiri, terjadi di Kabupaten Bantul, dimana terdapat 37 desa tersebar di 15 kecamatan, yang terdiri dari 26 desa di 10 kecamatan mengalami banjir dan 12 desa yang tersebar di 8 kecamatan mengalami tanah longsor.

Biwara Yuswantana, Kepala BPBD DIY mengungkapkan, banjir yang terjadi di Bantul, selain menggenangi rumah warga, banjir juga berdampak pada 5 fasilitas pendidikan, 1 perkantoran dan 1 jalan rusak berat dan di sebagian titik masih terdapat genangan air.

Baca: Terkena Banjir, Sebanyak 562 Warga Kulon Progo Diungsikan ke Stadion

Selain Banjir dan tanah longsor, angin kencang juga terjadi di Bantul, dimana angin kencang ini setidaknya menyebabkan pohon tumbang di 16 titik, 5 rumah rusak ringan, 3 jaringan listrik yang tersebar di 10 Kecamatan dan 12 desa terputus.

"Sampai saat ini terdapat 11 titik pos evakuasi dengan jumlah penyintas sebanyak 4427 Jiwa, dan terdapat 3 jiwa masih dalam pencarian sedangkan dan 2 jiwa korban meninggal dunia," ungkapnya, Selasa (18/3/2019).

Untuk dua korban yang meninggal dunia yakni Sudiatmojo, 80 tahun, alamat Padukuhan Panjimatan Wukirsari Imogiri dan Painem, 70 tahun lebih, alamat Numpukan RT 7/14 Karangtengah, Imogiri.

Sedangkan untuk korban hilang yakni Eko Supadmi alamat Pajimatan Rt.02 Kedungbuweng, Wukirsari Imogiri, Rutfi alamat Pajimatan Rt.02 Kedungbuweng, Wukirsari Imogiri dan ada satu uang belum diketahui dengan alamat Seloharjo, Pundong.

Untuk Kabupaten Kulonprogo setidaknya terdapat 24 desa tersebar di 16 kecamatan yang terdampak bencana.

Untuk wilayah yang terdampak banjir atau genangan ada 9 desa di 6 kecamatan. Sedangkan untuk longsor terdapat 25 titik di 9 desa tersebar di 8 Kecamatan.

Baca: Tim Mapala UPNVY Bantu Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Imogiri

"Longsor menyebabkan 19 rumah rusak ringan, 1 talud ambrol, 1 jaringan listrik free terputus, 1 fasilitas olahrahga rusak, 1 fasilitas air bersih rusak, 1 kandang rusak, 2 ekor kambing mati," ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Siti Umaiyah
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved