New Yogyakarta International Airport

Rencana Operasional Bandara NYIA Kulonprogo, Kesiapan Landas Pacu Hingga Hiasan Ornamen Motif Kawung

Bandara NYIA Kulonprogo dipastikan sudah bisa didarati pesawat berbadan sempit (narrow body aircraft) dalam beberapa hari ke depan.

Rencana Operasional Bandara NYIA Kulonprogo, Kesiapan Landas Pacu Hingga Hiasan Ornamen Motif Kawung
Tribun Jogja/ Singgih Wahyu Nugraha
Motif kawung menghiasi bangunan di NYIA Kulonprogo 

Di antaranya, pintu keluar masuk utama bandara itu dibuat dengan model lawang papat, relief kehidupan masyarakat lokal pada gate, dan suasana Malioboro pada lorong koridor penghubung bangunan terminal dengan gedung parkir kendaraan.

Pada lantai dasar ruang terminal penumpang, terdapat miniatur istana taman air Keraton Kasultanan Yogyakarta, Tamansari, lengkap dengan kolam airnya.

"NYIA akan memunculkan ornamen batik kawung dan ini sudah disetujui banyak pihak sebagai kearifan lokal yang ditampilkan. Gedung ATC (aircraft traffic control) juga biasanya mengadopsi kearifan lokal tiap daerah namun saya tidak tahu detailnya karena yang menangani Airnav,"kata Taochid.

Motif kawung menghiasi bangunan di NYIA.
Motif kawung menghiasi bangunan di NYIA. (TRIBUNJOGJA/SINGGIH WAHYU)

Bupati Kulon Progo, Hasto Wardoyo mengatakan harapannya agar finishing touch (sentuhan final) dalam bandara internasional ini bisa mencerminkan miniatur budaya di sekitar Yogyakarta.

Hal itu menurutnya juga menjadi harapan dari Gubernur DIY Sultan Hamengku Buwono X, bahwa NYIA harus diwarnai local kontent (konten budaya lokal), termasuk bentuk airport city yang menyerupai sebuah gunungan dalam pertunjukan wayang kulit.

"Saya memang berharap di situ bisa menampilkan ciri khas daerah yang Jogja banget, termasuk geblek renteng (motif batik khas Kulon Progo). Dulu pernah dipresentasikan soal detail desain bandara ini namun kami belum tahu ornamen apa saja yang ditampilkan,"kata Hasto.

Jalur Kereta Bandara

Pemerintah Provinsi DIY menyebutkan penetapan lokasi jalur kereta api ke bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) baru akan keluar akhir Maret ini.

Setelah adanya penetapan lokasi, maka akan dibarengi dengan sosialisasi dan pembebasan lahan hingga konstruksi.

“Penetapan lokasi (penlok) dulu baru mereka bebaskan lahan. Yang ini saya janji akhir bulan ini penlok keluar supaya mereka (PT KAI) sosialisasi atau presentasi,” ujar Sekda DIY, Gatot Saptadi, Kamis (14/3/2019).

Dia menjelaskan, jalur kereta bandara akan menggunakan jalur utama yang ada sekarang.

ILUSTRASI pembangunan jalur kereta api.

Pemerintah Provinsi DI Yogyakarta menyebutkan penetapan lokasi jalur kereta api ke bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) baru akan keluar akhir Maret 2019
ILUSTRASI pembangunan jalur kereta api. Pemerintah Provinsi DI Yogyakarta menyebutkan penetapan lokasi jalur kereta api ke bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) baru akan keluar akhir Maret 2019 (TRIBUNjogja.com | Bramasto Adhy)

Hingga titik stasiun Kedundang, Temon diteruskan jalur baru yang akan dibuat dari stasiun Kedundang ke lokasi bandara.

Dia menjelaskan, jika penetapan lokasi keluar, PT KAI dapat segera melakukan sosialisasi dan pembebasan lahan, dilanjutkan konstruksi. Sehingga, ditargetkan akhir 2019 kereta api ke bandara sudah dapat beroperasi.

“Jalur utama tetep tapi jalur menuju ke bandara kan baru menyesuaikan desainnya bandara,” jelasnya.

Kepala Dishub DIY, Sigit Sapto Raharjo, mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah provinsi Jawa Tengah mengenai penyiapan moda transportasi menuju bandara.

Pasalnya, selama stasiun Kedundang belum selesai dibangun jalur keretanya, maka kereta akan berhenti di stasiun Wojo.

Petugas dari PT KAI Persero sedang meninjau perbaikan stasiun Wojo beberapa saat lalu.
Petugas dari PT KAI Persero sedang meninjau perbaikan stasiun Wojo beberapa saat lalu. (Humas PT KAI Persero Daop 6)

"Kami akan berkoordinasi dengan Jawa Tengah termasuk bagaimana angkutan shuttle dari stasiun ke bandara. Kalau organda DIY sudah siap, namun karena masuk wilayah Jateng kami akan berkomunikasi," ulasnya.

Menurut Sigit, jarak antara stasiun Kedundang dengan bandara NYIA cukup dekat. Sehingga, akses transportasi juga nantinya akan jauh sangat mudah.

Dia menambahkan, ada beberapa persiapkan yang dilakukan pihaknya diantaranya adalah parkir khusus angkutan di bandara.

“Ada beberapa bus yang akan digunakan untuk angkutan penumpang ke bandara, diantaranya adalah Damri. Untuk taksi belum diatur oleh Angkasa Pura dan Dishub. Nanti akan ada perjanjian yang diatur oleh pihak AP," urainya. (*/singgih wahyu)

Penulis: ing
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved