Kota Yogyakarta

Diduga Akibat Pesta Miras Oplosan, 3 Orang di Tegalrejo Meninggal Dunia

Kompol Ardiansyah menjelaskan para korban sebelumnya berpesta miras oplosan selama tiga hari berturut-turut, sejak Selasa (12/3/2019) hingga Kamis (14

Diduga Akibat Pesta Miras Oplosan, 3 Orang di Tegalrejo Meninggal Dunia
ist
ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Tiga orang meninggal dunia setelah menenggak minuman keras (miras) oplosan di Tegalrejo, Yogyakarta.

Korban ialah S (37) warga Tegalrejo, K (48) warga Tegalrejo, dan G warga Sedayu, Bantul.

Kapolsek Tegalrejo, Kompol Ardiansyah mengatakan pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan dokter terkait penyebab pasti meninggalnya tiga orang tersebut.

Baca: Lagi, Polsek Gondokusuman Tindak Penjual Miras

"Masih diduga karena miras oplosan. Tetapi kami masih menunggu pemeriksaan, karena saat menenggak miras itu mereka juga mengonsumsi babi yang sudah mati. Babi mati ini bukan karena mati disembelih, tetapi mati di kandang. Jadi kami tunggu hasil dari ahli, karena belum pasti juga karena miras, bisa saja karena faktor lain. Semua kemungkinan ada," katanya, Sabtu (16/3/2019).

Kompol Ardiansyah menjelaskan para korban sebelumnya berpesta miras oplosan selama tiga hari berturut-turut, sejak Selasa (12/3/2019) hingga Kamis (14/3/2019) di tempat yang berbeda-beda.

Selama berpesta, mereka juga mengonsumsi babi yang telah mati.

Baru keesokannya Jumat (15/3/2019) beberapa orang yang ikut pesta miras mengalami sakit perut dan mual-mual.

Baca: Razia Miras, Polsek Gondokusuman Amankan Puluhan Botol Miras Oplosan Rasa Susu

"Menurut saksi ada 20 orang yang ikut pesta miras, bergantian. Lokasinya juga pindah-pindah. Dari yang ikut pesta 3 orang dinyatakan meninggal dunia, sementara yang lainnya ada yang dirawat di rumah sakit, ada yang sehat juga. Gejala hampir sama, mengeluhkan sakit perut, dada panas, mual-mual,"jelasnya.

Untuk menindaklanjuti peristiwa tersebut, pihaknya berupaya untuk mencari penjual miras oplosan.

Hal itu dilakukan supaya kejadian serupa tidak terjadi lagi.

Ia menduga miras oplosan yang dikonsumsi korban berasal dari luar wilayah Tegalrejo.

Menurutnya selama melakukan razia miras, tidak ditemukan penjual miras di wilayah tersebut.

Baca: Tenggak Miras Oplosan, Warga Mantrijeron Tewas

"Kami masih akan selidiki penjual mirasnya. Kalau dugaan berasal dari luar Tegalrejo. Polsek Tegalrejo sering kok melakukan razia miras, tetapi tidak ada penjualnya. Rata-rata dapat dari luar," lanjutnya.

Terkait campuran miras, pihaknya masih belum bisa memastikan.

Baca: Viral Video Penyekapan Wanita di Mal, Ternyata Akibat Cinta Segitiga

Hal itu karena semua miras sudah habis tak bersisa. Hanya ada beberapa botol kemasan saja.

"Campuran masih dipastikan juga,sudah habis semua, cuma tinggal baunya saja. Jadi ya sementara tunggu hasil pemeriksaan ahli," pungkasnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved