Kota Yogyakarta

OPD Kota Yogyakarta Diminta Fokus Selesaikan Sasaran Strategis

Ia mengatakan, bila dalam penilaian Laporan Hasil Evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LHE SAKIP) tahun 2019 ini, Kota Yogyakart

OPD Kota Yogyakarta Diminta Fokus Selesaikan Sasaran Strategis
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kota Yogya 

Laporan Reporter Tribun Jogja Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi mengingatkan seluruh OPD dan juga camat yang hadir dalam Penandatanganan Perjanjian Kinerja Strategis untuk mampu mencapai target yang maksimal dalam sasaran strategis kota.

Ia mengatakan, bila dalam penilaian Laporan Hasil Evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LHE SAKIP) tahun 2019 ini, Kota Yogyakarta harus bisa naik peringkat menjadi A.

"Laporan SAKIP kita peringkatnya B termasuk sudah bagus. Evaluasi kelemahannya dalam mewujudkan kinerja yang kurang maksimal. Perhatian bagi semua untuk meningkatkan kinerja kita. Targetnya kita harus A," tegasnya, di Ruang Yudhistira Balaikota Yogyakarta, Jumat (15/3/2019).

Baca: 100 Titik Wifi Publik Gratis Disediakan Pemkot Yogya untuk Warga

Heroe meminta agar OPD dapat fokus pada tupoksi masing-masing.

Tidak hanya sekadar perencanaan kemudian melihat serapan yang habis, namun bagaimana agar program strategis dapat diselesaikan.

"Program strategis harus dikerjakan bersama-sama. Sekarang saya minta Badan Organisasi untuk mengubah program kegiatan. Nantinya sifatnya gabungan, tidak hanya mengandalkan satu OPD. Misalkan jalan macet tidak hanya Dishub, tapi Satpol PP juga. Lalu PKL juga tidak hanya Satpol PP tapi Dishub dan Kecamatan. Jadi gabungan. Ini agar capaian strategis tercapai," bebernya.

Heroe menyinggung terkait indeks kinerja kunci, Kota Yogyakarta menduduki peringkat 22 dengan perolehan 2 bintang.

"Kalah dengan banyak kota karena programnya (Pemkot Yogya) tidak menyelesaikan masalah," tandasnya.

Baca: Heroe Poerwadi: Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas Masih Parsial

Heroe mengungkapakan, Pemkot Yogyakarta telah berupaya menggandeng mereka yang masuk dalam kategori miskin atau KMS untuk terlibat dalam pekerjaan padat karya di Giwangan.

Halaman
123
Penulis: kur
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved