Kota Yogyakarta

Bangunan dengan Izin Pondokan Diduga Tetap Beroperasi sebagai Hotel

Ia pun menjelaskan, bahwa nama bangunan yang identik dengan hotel sekelas bintang tiga tersebut, selama ini memang identik dengan hotel.

Bangunan dengan Izin Pondokan Diduga Tetap Beroperasi sebagai Hotel
TRIBUNJOGJA.COM / Kurniatul Hidayah
Bangunan yang diduga beroperasi sebagai hotel di Jalan Ipda Tut Harsono. 

Sebelumnya, di penghujung tahun 2018, Forum Pemantau Independen Pakta Integritas (Forpi) Kota Yogyakarta mendatangi sebuah bangunan di Jalan Ipda Tut Harsono yang sebelumnya telah mengurus izin berupa pondokan.

Pihak Forpi bertemu dengan penanggung jawab bangunan, yakni Rudi dan mencoba melihat surat kelengkapan yang berkaitan dengan perizinan.

Tiga surat diperlihatkan, mulai dari Surat Izin Penyelenggaraan Pondokan dari kecamatan tertanggal 18 Juli 2018, Surat Izin Mendirikan Bangunan (IMB) tertanggal 5 September 2017, serta Nomor Induk Berusaha (NIB) yang ditetapkan pada 17 September 2018.

Berdasarkan ketiga surat tersebut, didapatkan informasi bahwa bangunan seluas 3966 m² tersebut memiliki 89 kamar dengan jenis pondokan putra.

Selanjutnya dalam NIB menerangkan bahwa nama KBLI bangunan tersebut adalah penyedia akomodasi jangka pendek.

Rudi mengatakan, bahwa pihaknya memang betul mengurus izin atas fungsi pondokan.

Baca: 340 Pemilik Properti Gabung OYO Hotels

Pihaknya masih belum beroperasi dan masih dalam tahap uji coba yang dimulai sejak September lalu.

"Kami belum beroperasi. Kita masih coba. Udah ada yang mencoba.

Uji coba ini juga masih belum tahu akan berlangsung hingga kapan," ungkapnya.

Ia pun menjelaskan, bahwa nama bangunan yang identik dengan hotel sekelas bintang tiga tersebut, selama ini memang identik dengan hotel.

Halaman
1234
Penulis: kur
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved