Kota Yogyakarta

Periksa Identitas Pengunjung Bagian dari Antisipasi di Mapolresta Yogyakarta

Ia menjelaskan SOP yang diterapkan di Polresta Yogyakarta yaitu memeriksa indentitas pengunjung, hingga melakukan penggeledahan pada pengunjung.

Periksa Identitas Pengunjung Bagian dari Antisipasi di Mapolresta Yogyakarta
Tribun Jogja/ Ahmad Syarifudin
Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Armaini 

Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Paska tertangkapnya RDY, warga Sleman yang membawa 35 butir peluru di Mako Brimob Gondokusuman, Polresta Yogyakarta tidak meningkatkan pengamanan.

Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Armaini mengatakan kepolisian memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk menerima pengunjung.

Yang dilakukan petugas Brimob, merupakan bagian dari SOP tersebut. SOP itu pula yang dilakukan oleh Polresta Yogyakarta saat menerima pengunjung.

"Tidak ada peningkatan pengamanan, kami kan punya SOP yang sekarang lebih komprehensif untuk jaga Mako. Yang Brimob itu juga kan karena kesigapan dari rekan-rekan Brimob dalam menjalankan SOP.sehingga bisa mencegah pengunjung yang berniat negatif," katanya usai Sispam Kota di simpang empat Gedong Kuning,Rabu (13/3/2019).

Baca: Pria Pembawa Bahan Peledak Masih Diperiksa Polda DIY

Ia menjelaskan SOP yang diterapkan di Polresta Yogyakarta yaitu memeriksa indentitas pengunjung, hingga melakukan penggeledahan pada pengunjung.

Hal itu dilakukan agar dapat mencegah pengunjung yang memiliki niatan negatif.

"Kita juga sama, kalau berkunjung di Polresta pasti juga ditanya identitasnya mana. Itu kan bentuk antisipasi, jangan sampai ada yang berbuat tidak baik. Itu bentuk kewaspadaan kami," jelasnya.

Baca: Bawa Peluru ke Mako Brimob Polda DIY, Seorang Pria Diamankan Polisi

Terkait dengan SOP tersebut, lanjutnya bukan merupakan penolakan polisi pada masyarakat.

Polisi memiliki fungsi pelayanan kepada masyarakat, sehingga SOP itu dijalankan agar menjaga keamanan dan kenyamanan bersama.

"Polres dan Polsek akan melakukan SOP tersebut, tetapi ini bukan berati kami menolak pengunjung. Bukan seperti itu. Sekali lagi waspada itu perlu, supaya bisa antisipasi. Polres dan Polsek kan punya fungsi pelayanan, pada masyarakat. Maka SOP itu kita jalankan untuk jaga kenyamanan bersama,"tutupnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved