Yogyakarta

Politisi Muda PDIP Eko Suwanto Ajak Warga Aktif dalam Proses Penyusunan APBD dan Dana Kelurahan

Pembangunan infrastruktur perlu keselarasan kebijakan baik di tingkat DIY maupun Kota Yogyakarta dengan sumber dana APBD ditambah dana kelurahan.

Politisi Muda PDIP Eko Suwanto Ajak Warga Aktif dalam Proses Penyusunan APBD dan Dana Kelurahan
Istimewa
Ketua Komisi A DPRD DIY, Eko Suwanto 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Peran serta aktif warga masyarakat dalam proses musrenbang sangatlah penting. Melalui proses perencanaan yang baik, alokasi anggaran pembangunan bisa benar membawa manfaat sesuai kebutuhan warga.

Eko Suwanto, Ketua Komisi A DPRD DIY dari Fraksi PDI Perjuangan menegaskan hal tersebut saat berdialog bersama warga di Rejowinangun Kotagede Yogyakarta, Sabtu (9/3/2019) malam.

"Proses perencanaan yang baik diharapkan bawa hasil dan bermanfaat. Kita akan kawal dalam proses perencanaan anggaran. Oleh karena itu kita mengajak masyarakat untuk aktif mengikuti proses penyusunan APBD mulai dari Musrenbang hingga penetapan dan pelaksanaan APBD," kata Eko Suwanto, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD DIY dapil Kota Yogyakarta.

Baca: Pantau Pengelolaan Dana Kelurahan, FORPI Kota Yogya Sebut Kelurahan Butuh Tambahan SDM

Di dalam dialog, warga yang diwakili oleh Tokoh Masyarakat Kelurahan Rejowinangun, Taryono menyatakan sejumlah masalah berkait dengan kondisi lingkungan setempat.

Salah satunya berkait dengan luapan air dari saluran irigasi yang melintasi wilayah lingkungan Rejowinangun.

Warga berharap ke depan lingkungan mereka terbebas dari luapan dan genangan saat musim hujan terjadi.

"Kita sudah pernah laporkan dan usulkan ke pemkot Yogyakarta lewat musrenbang, tapi belum bisa direalisasikan perbaikan saluran itu," kata Taryono

Merespons hal tersebut, Eko Suwanto menyatakan persoalan banjir, genangan atau luapan air sering terjadi kala musim hujan.

Sesuai penanganan tingkatan kewenangan, pemerintah daerah diharapkan segera melakukan inspeksi ke wilayah.

"Pemda DIY beserta Pemda Kota Yogyakarta kita rekomendasikan untuk melakukan pengecekan ke lapangan khususnya melihat dari dekat kondisi sungai sungai dan selokan di Rejowinangun serta saluran air di 169 kampung lainnya di Yogyakarta. Banjir dan genangan jika terjadi hujan lebat cukup mengkhawatirkan, dapat mengganggu aktifitas warga. Kita dukung Pemda bekerja keras wujudkan Jogja tidak terjadi banjir dan genangan yang dapat membahayakan jiwa manusia. Pembangunan harus berbasis mitigasi bencana termasuk mengedepankan aspek kedisiplinan dalam penegakan aturan tata ruang di DIY khususnya di Kota Yogyakarta," kata Politisi Muda PDIP Eko Suwanto.

Baca: FORPI Kota Yogya Pantau Pencairan Dana Kelurahan

Pembangunan infrastruktur perlu keselarasan kebijakan baik di tingkat DIY maupun Kota Yogyakarta dengan sumber dana APBD ditambah dana kelurahan.

"Selain APBD DIY dan Kota Yogyakarta, kita mendapatkan tambahan kekuatan dengan Dana Kelurahan 2019 setiap kelurahan di Kota Yogyakarta mendapatkan 352.9 juta. Peruntukannya jelas, sesuai Permendagri 130 Tahun 2019 Dana Kelurahan dapat dimanfaatkan untuk pembangunan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat. Lurah sebagai kuasa pengguna anggaran dalam koordinasi Walikota kita harap segera lakukan sosialisasi dan percepatan pembahasan agar Dana Kelurahan bisa segera dilaksanakan sesuai peraturan perundang undangan yang ada," kata Politisi Muda PDIP Eko Suwanto yang maju kembali sebagai Caleg DPRD DIY Nomor Urut 1 Dapil Kota Yogyakarta. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved