Motor Super Cub Orisinil Tetap Curi Perhatian

Ketika motor bebek jadul ini melaju di jalanan, kerap mencuri perhatian para pengendara lain.

Motor Super Cub Orisinil Tetap Curi Perhatian
Tribun Jogja/ Yudha Kristiawan
Muhammad Agung Rifai Pangaribowo dan motor klasik miliknya 

Agung menuturkan, pada eranya,motor yang diproduksi pabrikan Honda tahun 1980 ini menjadi favorit.

Sebab, motor ini mengusung mesin 4 tak sehingga konsumsi BBM lebih hemat dari generasi 2 tak sebelumnya.

"Di zamannya masih irit, apalagi sekarang, dapur pacu Astrea 700 hanya 70 cc. Transmisi juga hanya tiga percepatan, kalau dipaksakan sekarang ya sayang kalau buat lari kencang mengingat mesinnya sudah uzur, " kata Agung.

Lanjut Agung, motor yang kerap disebut super cub ini juga disamakan dengan pendahulunya, Pitung dalam bahasa jawa dari kata pitung puluh (tujuh puluh) karena merujuk pada  kapasitaa mesinnya yang hanya 70 cc ini masih diminati mereka yang suka motor klasik. 

Untuk harga, menurut Agung, beberapa pecinta bebek klasik memasang harga antara Rp6 juta hingga Rp10 juta tergantung kondisi motor tersebut.

Semakin orisinil dengan kondisi yang bagus, maka harga motor bisa dibanderol sangat mahal.

"Ada yang dapat dengan kondisi kurang bagus laku direstorasi,seperti yang warna putih ini, saya restorasi catnya saja biar bersih. Untuk part semua masih orisinil,mulai dari bodi, knalpot hingga kaca spion masih orisinil," kata Agung. (*)

Penulis: Yudha Kristiawan
Editor: Muhammad Fatoni
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved