Kota Yogyakarta Dinilai Butuh Perwal Larangan Buang Limbah Toilet ke Sungai

Dengan adanya Perwal atau Perda, nantinya masyarakat mau tidak mau tidak akan membuang limbah toilet langsung ke sungai

Kota Yogyakarta Dinilai Butuh Perwal Larangan Buang Limbah Toilet ke Sungai
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Masih banyak warga Kota Yogyakarta yang membuang limbah toilet secara langsung ke sungai.

Kepala Seksi Pengelolaan Pemantauan Lingkungan dan Limbah B3 Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta, Peter Lawoasal, mengatakan hal tersebut terlihat dari ribuan meriam atau pipa saluran limbah toilet yang jumlahnya mencapai ribuan di seluruh sungai di Kota Yogyakarta.

Pihaknya saat ini tengah melakukan pendataan jumlah meriam tersebut dan sementara ini yang paling banyak ada di Sungai Manunggal.

Ia pun meminta agar segera diterbitkan Peraturan Walikota (Perwal) atau Peraturan Daerah (Perda) tentang Larangan Membuang Limbah Rumah Tangga dan Toilet ke sungai.

"Bakteri e-coli menjadi tinggi dan beban sungai menjadi berat karena banyak tinja yang mengalir," bebernya, belum lama ini.

Ia mengatakan bila seharusnya mereka membuat saluran pembuangan berupa biofil sehingga bakteri dapat mengurai limbah tersebut.

"Namun selama ini mereka beralasan tak ada lahan, itu bohong karena di dalam rumah mereka ada ruang tamu, kamar tidur, itu di bawahnya bisa dipakai," ujarnya.

Namun, lanjutnya, sedikit sekali warga yang memiliki kesadaran tersebut.

Paling parah Peter menyebut Sungai Manunggal sebagai daerah yang paling banyak meriam, terutama dari rumah yang juga dimanfaatkan sebagai rumah kos.

"Sungai kecil, posisinya tertutup, banyak meriam dan kos-kosan di sana. Itu daerah padat. Petugas kami yang ada di sana sudah sering kali terkena kotoran manusia dan tahu ini dari rumah siapa. Tapi begitu didatangi alasannya selalu sama tidak ada lahan," ujarnya.

Ia pun berharap, dengan adanya Perwal atau Perda, nantinya masyarakat mau tidak mau tidak akan membuang limbah toilet langsung ke sungai dan akan swadaya untuk membangun biofil. (*)

Penulis: kur
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved