Internasional

Pemerintah Venezuela Usir Duta Besar Jerman, Berikan Waktu 2x24 Jam Untuk Tinggalkan Negaranya

Pemerintah Venezuela Usir Duta Besar Jerman, Berikan Waktu 2x24 Jam Untuk Tinggalkan Negaranya

Pemerintah Venezuela Usir Duta Besar Jerman, Berikan Waktu 2x24 Jam Untuk Tinggalkan Negaranya
EPA via BBC
Duta Besar Jerman untuk Venezuela Daniel Kriener (kanan) berdiri di samping pemimpin oposisi Juan Guaido. Kriener dilaporkan diusir dari Caracas karena dianggap ikut campur dalam urusan internal negara. 

TRIBUNJOGJA.COM - Krisis di Venezuela semakin memanas.

Terbaru, Pemerintah Venezuela mengusir duta besar Jerman, Daniel Kriener dari negaranya.

Pemerintah Venezuela menjadi duta besar Jerman sebagai  persona non grata dan mengusirnya dalam waktu 48 jam ke depan.

Pernyataan itu muncul di tengah semakin memanasnya krisis di Venezuela sebagai akibat dari upaya menggulingkan Presiden Nicolas Maduro dari kekuasaan.

Kriener merupakan satu dari lusinan diplomat asing yang menyambut pemimpin oposisi Juan Guaido, dengan Jerman salah satu negara yang mengakuinya sebagai presiden sementara.

Kriener menyambut kepulangan Guaido di bandara pada Senin (4/3/2019) setelah melakukan tur keliling Amerika Selatan untuk memperkuat dukungan anti-Maduro.

Baca: Bos Durian Asal Thailand Batalkan Sayembara, Tetap Beri Rp4 Miliar Bagi Pria yang Nikahi Putrinya

Selain Kriener, sebenarnya terdapat diplomat dari Argentina, Brasil, Kanada, Chile, Ekuador, Perancis, Portugal, Belanda, hingga Amerika Serikat (AS). Namun, sejauh ini baru Kriener yang ditargetkan.

Dilansir BBC Kamis (7/3/2019), Caracas menuduh Kriener telah melakukan campur tangan dalam urusan internal negara, dan memberikannya waktu 48 jam ke depan.

"Kami tidak menerima diplomat asing yang bertindak sejalan dengan agenda konspirasi ekstremis Venezuela," ujar Kementerian Luar Negeri Venezuela.

Guaido menanggapi dengan menyatakan Kriener telah berusaha membantu membawa bantuan ke Venezuela, dan menyebutnya pengusirannya sebagai ancaman bagi dunia bebas.

Halaman
12
Editor: has
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved