Soccer Style

PSS Sleman Kalah dari Madura United di Laga Perdana Piala Presiden 2019

Ialah sepasang gol dari Alberto 'Beto' Goncalves (11') dan Alfath Fathier (85') yang membawa tim berjuluk Sapeh Kerrab sukses mengemas 3 poin perdana.

PSS Sleman Kalah dari Madura United di Laga Perdana Piala Presiden 2019
TRIBUNJOGJA.COM / Hanif Suryo
PSS Sleman harus mengakui keunggulan Madura United 2-0 pada laga perdana penyisihan Grup D Piala Presiden 2019 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (5/3/2019) sore. 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - PSS Sleman harus mengakui keunggulan Madura United 2-0 pada laga perdana penyisihan Grup D Piala Presiden 2019 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (5/3/2019) sore.

Ialah sepasang gol dari Alberto 'Beto' Goncalves (11') dan Alfath Fathier (85') yang membawa tim berjuluk Sapeh Kerrab sukses mengemas 3 poin perdana.

Tampil tanpa dukungan puluhan ribu pendukungnya, Bagus Nirwanto dan kawan-kawan menghadapi gempuran penggawa Sapeh Kerrab sejak menit awal pertandingan.

Baca: Gol Beto Bawa Madura United Unggul dari PSS Sleman di Babak Pertama

Menit ke-4 gawang PSS nyaris bobol andai penjaga gawang Ega Rizky tak sigap membaca arah sepakan penyerang Madura United, Aleksandar Rakic yang berdiri bebas tanpa kawalan di kotak penalti.

Benar saja, Madura United yang gencar mengambil inisiatif menyerang mampu mencetak gol cepat pada menit ke-11 usai Beto mampu menyelesaikan umpan Greg Nwokolo dari sisi kanan pertahanan PSS.

Pelatih PSS, Seto Nurdiantoro mencoba melakukan perubahan strategi menit ke-29, dengan memasukkan dua pemain langsung yakni legiun asing asal Argentina, Brian Ferreira dan Arsyad Yusgiantoro.

Baru tampil, Brian nyaris membawa timnya menyamakan kedudukan menit ke-34, namun tendangan kerasnya dari kotak penalti masih mampu diantisipasi Ridho.

Baca: Jelang Piala Presiden 2019, Kalteng Putra Optimistis Menang Lawan PSM Makassar

Begitu pun peluang melalui tendangan bebas menit ke-39 yang masih gagal dimanfaatkan Brian usai bola sepakannya masih melambung.

Di babak ke dua, meski tetap kesulitan mengimbangi Zahrahan Krangar dan kolega, PSS setidaknya mampu menciptakan sejumlah peluang.

Akan tetapi, kurang tenangnya penyelesaian akhir, membuat kesempatan yang didapat pun terbuang percuma.

Bahkan, tiga menit jelang berakhirnya waktu normal, tim tamu berhasil menggandakan keunggulannya.

Ya, sontekan Alfath Faathier, yang belum ada satu menit masuk menggantikan Greg Nwokolo, membuat anak-anak Super Elang Jawa semakin tertunduk.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved