Yogyakarta

Rencana Pembangunan Kelok 18, Pemda DIY Tengah Bebaskan Lahan

Rencana pembangunan kelok 18 di jalur jalan lintas selatan (JJLS) diharapkan bisa menimbulkan multiplayer efek bagi masyarakat.

Rencana Pembangunan Kelok 18, Pemda DIY Tengah Bebaskan Lahan
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Agung Ismiyanto

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Rencana pembangunan kelok 18 di jalur jalan lintas selatan (JJLS) diharapkan bisa menimbulkan multiplayer efek bagi masyarakat.

Pemerintah provinsi (Pemprov) DIY pun tengah berupaya untuk membebaskan lahan untuk jalur yang digadang-gadang bisa menjadi tempat wisata ini.

“(Pembangunannya) belum baru sampai perencanaan, harapannya karena dilakukan dua pemerintahan yakni pusat fisik dan (Pemprov) adalah tanah butuh waktu lah. Pembebasan lahan tugas kami,”ujar Sekda DIY, Gatot Saptadi kepada Tribunjogja.com saat ditemui usai rapat paripurna di gedung DPRD DIY, Senin (4/3/2019).

Baca: On Trend: 6 Gaya Mix and Match Koleksi Terbaru Gaudi Clothing

Perlu diketahui, kelok 18 menghubungkan JJLS dari Bantul ke Gunungkidul.

Kelok 18 di ruas JJLS sepanjang 4,7 kilometer dari Parangtritis Bantul hingga Girijati, Gunungkidul.

Sementara, di kawasan tersebut juga akan dibangun tempat wisata.

Disinggung adanya kendala dalam pembebasan lahan, Gatot mengatakan kendala pasti ada namun bisa diselesaikan.

Dia pun menyebut ada wahana wisata dan semacam tetenger di kawasan kelok tersebut nantinya.

“Di samping keloknya ada juga tujuan wisata itu harapannya. Kami bisa memanfaatkan tempat itu untuk tujuan wisata,” jelasnya. (TRIBUNJOGJA.COM)
 

Penulis: ais
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved