Breaking News:

Yogyakarta

Kejar Target Deadline Pengusulan Sumbu Filosofi jadi Warisan Budaya Dunia, Pemda DIY Siapkan Pergub

Kejar Target Deadline Pengusulan Sumbu Filosofi jadi Warisan Budaya Dunia, Pemprov DIY Siapkan Pergub

Penulis: Agung Ismiyanto | Editor: Hari Susmayanti
tribunjogja/hamimthohari
Miniatur banguan yang menjadi bagian dari Sumbu Filosofi pembangun Yogyakarta 

TRIBUNJOGJA.COM - Pemda  DIY tengah menyiapkan regulasi untuk penataan fasad pada bangunan yang masuk dalam sumbu filosofi.

Hal ini agar penataan bisa segera dilakukan dan bisa mengejar deadline pengusulan sumbu filosofi sebagai bagian warisan budaya dunia.

Kepala Dinas Kebudayaan DIY, Aris Eko Nugroho menjelaskan, beberapa hal yang berkaitan dengan penataan fasad sumbu filosofi di antaranya adalaha pemugaran pojok beteng lor wetan. Termasuk beberapa fasad di Malioboro seperti ketandan.

“Hal ini membutuhkan waktu terutama kaitan dengan aturan main. Rata-rata bangunan adalah milik perorangan sementara dalam aturannya tidak boleh hibah pada perorangan, maka Pemda yang harus menyiapkan regulasi,” jelasnya, Minggu (3/3)/2019.

Baca: Peringatan Hari Pers Nasional PWI DIY : Pers Harus Independen, Jangan Jadi Partisan

Pihaknya pun telah memiliki tim untuk melakukan kajian mengenai sejarah bangunan tersebut. Dalam peraturan menteri, hibah pada perorangan ini tidak bisa dilakukan. Hal ini seperti pada proses penataan pedagang kaki lima (PKL).

“Hibah perorangan itu dalam Permennya tidak ada. PKL itu mendapat hibah karena di bawah naungan paguyuban. Jadi nanti berupa kelompok kawasan atau apa saya belum bisa matur (menjelaskan),” ulasnya.

Untuk leading sector dalam pemugaran fasad ini, kata dia, bisa ditangani oleh Paniradya Keistimewaan atau OPD yang lainnya.  Dalam hal ini untuk persoalan BCB dan fasadnya bisa menjadi tugasnya.

Baca: Tantangan Pemadam Kebakaran Semakin Tinggi, Harus Miliki Multi Skill

“Namun, pembahasan pembagian peran ini masih berjalan dan belum selesai. Kami segera menyiapkan Pergub regulasinya,” urainya.

Aris menambahkan, target penataan sumbu filosofi, sebagai warisan budaya dunia adalah sebelum tanggal 1 Februari 2020 pukul 17.00 WIB. Pasalnya, dokumen lengkap sumbu filosofi harus sampai di tangan Unesco di Perancis pukul 17.00.

“Untuk mendukung ini, kami terus menyiapkannya dan koordinasi, sosialisasi pada masyarakat sumbu filosofi yang menjadi land mark,” jelasnya.(tribunjogja)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved