Pendidikan

2 Dosen UMY Gali Potensi Desa Melalui Media Film

Dosen UMY ingin kemampuan kreatifitas dalam menciptakan film di Desa Sumber dapat meningkat.

2 Dosen UMY Gali Potensi Desa Melalui Media Film
internet
UMY 

TRIBUNJOGJA.COM - Potensi sebuah desa dapat dilihat dari berbagai macam aspek.

Budi Dwi Arifianto, S Sn, M Sn dan Zein Mufarrih Muktaf, SIP, MIKom yang merupakan dosen Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta melakukan kegiatan pengabdian masyarakat berupa menggali potensi desa melalui media film di Desa Sumber, Magelang.

Aplikasi dari kegiatan tersebut yaitu dengan melaksanakan kegiatan workshop di Pendopo Kelurahan Desa Sumber, pada Minggu (24/2/2019).

Baca: On Trend: 6 Gaya Mix and Match Koleksi Terbaru Gaudi Clothing

Ini juga merupakan bentuk kerjasama antara Komunitas Film setempat, Lembaga Penelitian, Publikasi dan Pengabdian Masyarakat (LP3M UMY) dan pemerintahan Desa Sumber. 

Kegiatan ini diikuti bukan hanya dari komunitas film di Desa Sumber saja, melainkan juga pengurus Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata), kelompok PKK, sanggar seni, dan Komunitas Forum Anak Desa Sumber.

Dalam hal ini Budi dan Zein ingin kemampuan kreatifitas dalam menciptakan film di Desa Sumber dapat meningkat, dengan harapan bisa sekaligus mengangkat potensi desa melalui media film.

Baca: UMY Kenalkan Sosok Djarnawi Hadikusumo pada Kader Muhammadiyah

Workshop film tersebut adalah rangkaian kegiatan yang sudah dilakukan sejak 16 Februari dan berakhir pada 2 Maret 2019 yang ditandai dengan kegiatan pemutaran film layar tancap.

Peserta yang menghadiri kegiatan sejak awal ditantang melakukan acara pemutaran film dengan gaya open air cinema pada hari terakhir workshop (2/3/2019).

“Open air cinema atau orang Indonesia sering menyebutnya dengan layar tancap adalah salah satu cara eksebisi film selain bioskop atau pemutaran film alternatif,” ungkap Budi melalui siaran tertulis yang diterima Tribunjogja.com, pada Sabtu (2/3/2019).

Baca: Dosen MMR UMY Latih Warga Jaga Kesehatan Lewat Kegiatan Keseharian

Selain itu, kegiatan workshop juga diisi oleh para aktifis film komunitas yang sudah berprestasi di tingkat nasional seperti Bowo Leksono dari Cinema Lovers Community (CLC) Purbalingga, Insan Indah Pribadi dari Sangkanparan Cilacap, dan Citra Dewi Utami dari ISI Surakarta.

“Kegiatan ini tidak hanya berhenti sampai workshop film saja, melainkan berkembang menjadi festival film. Teman-teman di Desa Sumber menyepakati adanya follow up dari kegiatan ini yakni digelarnya festival film desa,” timpal Zein. (*)

Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved