Yogyakarta

Lebih Dari 20 Ribu Pekerja di Sektor UMKM di DIY Belum Tercover BPJS Ketenagakerjaan

Lebih Dari 20 Ribu Pekerja di Sektor UMKM di DIY Belum Tercover BPJS Ketenagakerjaan

Lebih Dari 20 Ribu Pekerja di Sektor UMKM di DIY Belum Tercover BPJS Ketenagakerjaan
internet
logo BPJS Ketenagakerjaan 

Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM - BPJS Ketenagakerjaan dorong pelaku UMKM untuk mengurus BPJS Ketenagakerjaan karyawannya.

Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Yogyakarta, Aiunul Kholid mengatakan UMKM justru paling butuh jaminan BPJS Ketenagakerjaan.

"Kalau perusahaan saat ini sudah terbantu dengan OSS, dalam mandatori harus ada rekomendasi BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. Sehingga otomatis tercover dua BPJS. Tetapi untuk UMKM tidak, padahal pelaku UMKM justru memiliki kecelakaan kerja yang lebih tinggi," katanya saat ditemui di BPJS Ketenagakerjaan, Kamis (28/2/2019).

Baca: Kapolda : Kericuhan di Jalan Magelang karena Salah Paham

Menurut data Dirjen Pajak Yogyakarta, ada sebanya 32.000 pekerja yang memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Dari jumlah tersebut, hanya 10.408 yang menjadi anggota aktif BPJS Ketenagakerjaan. Sehingga, lebih dari 20.000 pekerja belum aktif BPJS Ketenagakerjaan.

"Padahal UMKM belum tentu memiliki NPWP, paling hanya memiliki izin usaha. Jumlahnya pun pasti juga ribuan UMKM. Makanya dari BPJS Ketenagakerjaan gencar melakukan sosialisasi, agar bisa menjangkau UMKM di DIY, supaya bisa tercover,"paparnya.(tribunjogja)

Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Hari Susmayanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved