Internasional

India Klaim Hancurkan Kamp JeM, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

India-Pakistan silih serang selama kurun waktu dua hari terakhir. Dua pesawat tempur India ditembak jatuh Pakistan

India Klaim Hancurkan Kamp JeM, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Aljazeera
Situasi lokasi pengeboman India di Jaba, Balakot, Pakistan, serta serpihan logam kontainer bom yang ditemukan warga 

India Klaim Hancurkan Kamp JeM. Apa yang Sebenarnya Terjadi?

TRIBUNJOGJA.COM, JABA – India-Pakistan silih serang selama kurun waktu dua hari terakhir. Dua pesawat tempur India ditembak jatuh Pakistan, dan dua pilotnya tertangkap.

Sebaliknya, militer India mengklaim menembak jatuh sebuah pesawat tempur F-16 Pakistan. Sehari sebelumnya, India mengklaim menghancurkan kamp kelompok Jaish-e-Mohammad (JeM).

Apa yang terjadi di lapangan? Betulkah serangan udara 12 jet tempur India meratakan pangkalan kelompok radikal Pakistan itu?

Reporter Aljazeera di Pakistan, Asad Hashim, Rabu (27/2/2019), mengunjungi kawasan yang diklaim jadi target serangan udara India, Selasa (26/2/2019).

Asad Hashim menemukan fakta, serangan udara itu menghancurkan sebuah wilayah hutan pinus dan ladang tak berpenghuni. Lubang bekas hantaman bom masih terlihat jelas.

Jejak ledakan bom dan serpihan-serpihan logam kontainer bom juga masih ada. Saksi mata warga sekitar juga menceritakan serangan bom tidak menimbulkan korban jiwa.

Namun fakta lain, tak jauh dari lokasi pengeboman yang berjarak 100 kilometer dari Islamabad, terdapat sebuah madrasah yang dijalankan kelompok Jaish-e-Mohammad.

New Delhi sebelumnya mengklaim serangan preemptive armada udara negara itu efektif menghancurkan pangkalan latihan kelompok militan Jaish-e-Mohammad.

Sejumlah besar anggota dan komandan kelompok itu tewas. Klaim India ini dibantah pihak Pakistan, yang membalas lewat aksi pengeboman enam titik kosong di Kashmir.

Petugas rumah sakit lokal didampingi penduduk mendatangi lokasi pengeboman India di pegunungan Jaba, Balakot.

Halaman
123
Penulis: xna
Editor: iwe
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved