Bisnis

BPTN Tawarkan Program Daya Bagi UMKM

PT Bank BTPN Tbk (Bank BTPN) mengadakan acara diskusi iPreneur dengan tema UMKM Go Digital, Kamis (28/2/2019) di Grand Dafam Yogyakarta.

BPTN Tawarkan Program Daya Bagi UMKM
Tribun Jogja/Yosef Leon Pinsker
Suasana┬ádiskusi iPreneur dengan tema UMKM Go Digital, Kamis (28/2) di Grand Dafam Yogyakarta. 

TRIBUNJOGJA.COM - PT Bank BTPN Tbk (Bank BTPN) mengadakan acara diskusi iPreneur dengan tema UMKM Go Digital, Kamis (28/2/2019) di Grand Dafam Yogyakarta.

Dalam kesempatan ini, hadir sejumlah pembicara yakni Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudistira Adhinegara, Founder Busana Mandiri Corporation, Rifki Ali Hamidi, serta Daya Program Development Head Bank BTPN, Januar Rusdianto.

Dalam pemaparannya, Bhima Yudistira Adhinegara menjelaskan, teknologi digital telah mengubah landscape perekonomian dunia.

Banyak perusahaan besar didominasi oleh mereka yang bergerak di bisnis digital.

Baca: Enam Tahap Penting Memulai Usaha

Baca: Go Digital Bikin UMKM Naik Kelas

“UMKM harus memanfaatkan perubahan landscape perekonomian ini. Apalagi saat ini bermunculan start-up yang membantu usaha kecil dan ini merupakan peluang bagi UMKM untuk memperluas akses pasar,” ujarnya.

Bhima melanjutkan, saat ini struktur perekonomian Indonesia masih didominasi oleh sektor UMKM yang mencapai 62,92 juta unit usaha.

Kendati demikian, banyak tantangan yang dihadapi UMKM untuk naik kelas. Untuk itu kehadiran teknologi digital dan internet diharapkan dapat mendorong UMKM agar tumbuh lebih cepat dan naik kelas.

Pada sisi lainnya, Kementerian Komunikasi dan Informatika serta Kementerian Koperasi dan UKM telah menargetkan akan ada delapan juta UMKM go digital pada 2019.

Baca: Info BMKG dan Penjelasan Gempa Bumi yang Mengguncang Wilayah Tenggara Sumatera Barat

Dalam hal ini, menurut Bhima, pemerintah tidak mungkin bekerja sendirian sehingga peran swasta termasuk perbankan juga penting untuk mempercepat proses digitalisasi pada UMKM.

Bank BTPN sejak 2011 lalu telah mengembangkan program pemberdayaan yang berkelanjutan dan terukur untuk meningkatkan kapasitas hidup para nasabah, yang diberi nama Program Daya.

“Daya diterapkan pada seluruh unit bisnis Bank BTPN dan anak usaha, yaitu BTPN Syariah, sebagai bagian dari model bisnis yang terintegrasi. Program pelatihan dan pendampingan Daya tidak terbatas pada masalah keuangan saja, tetapi juga berbagai kiat meningkatkan usaha, memperluas jaringan pemasaran, melayani pelanggan, hingga hal-hal seputar menjalani pola hidup sehat,” jelas Januar Rusdianto.(tribunjogja)

Editor: Hari Susmayanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved