Pembangunan Bandara NYIA

Sebanyak 40 Warga Terdampak Pembangunan Bandara NYIA Dapat Lisensi untuk Bekerja di Area Bandara

Sebanyak 40 Warga Terdampak Pembangunan Bandara NYIA Dapat Lisensi untuk Bekerja di Area Bandara

Sebanyak 40 Warga Terdampak Pembangunan Bandara NYIA Dapat Lisensi untuk Bekerja di Area Bandara
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Maket tampilan bangunan terminal utama Bandara Baru New Yogyakarta Internasional Airport (NYIA) 

TRIBUNJOGJA.COM - Sebanyak 40 warga terdampak pembangunan NYIA telah usai menjalani pelatihan Baggage Towing Tractor (BTT), Rabu (27/2/2019).

Selama pelatihan mulai 21 Januari yang lalu, para peserta mendapatkan instruktur pelatihan dari JAS Learning Centre yang sudah berpengalaman serta berlisensi.

PT Angkasa Pura I (Persero) terus berkomitmen menyelenggarakan pelatihan melalui program CSR bagi warga yang berada di wilayah pembangunan bandara di Kulon Progo.

Pelatihan tersebut mengakomodir kebutuhan dari lima desa di lingkungan pembangunan NYIA, di Kecamatan Temon, yakni Desa Glagah, Palihan, Sindutan, Jangkaran dan Kebonrejo.

Salah satu peserta yakni Erdy (32) yang merupakan warga Palihan, mengaku mendapatkan ilmu baru selama ikut pelatihan tersebut.

Baca: Pemkot Yogya Sediakan Anggaran Rp200 Juta Untuk Penelitian

Erdy mengatakan selain mendapatkan pelatihan BTT, ia juga mengikuti uji teori dan praktik. Ia pun juga telah mendapatkan on the job training dengan langsung praktik di bandara Adisutjipto.

"Sangat bermanfaat. Saya mendapat ilmu baru. Dan saya ikut pelatihan ini karena sejak awal ada rencana pembangunan bandara, saya ingin bekerja di bandara," terangnya.

Pelaksanaan Pelatihan tersebut merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Angkasa Pura I (Persero) dalam mengawal proses pembangunan Bandara Baru Internasional Yogyakarta (NYIA) yang bekerja sama dengan PT. Cardig Aero Services Tbk (CAS Group) bersama anak usahanya seperti JAS Airport Services dan JAS Aero Engineering.

Baca: Kisah Mbah Lasiyo Syaifudin, Sang Profesor Pisang dari Bantul yang Berbagi Ilmu hingga Italia

Adapun Baggage Towing Tractor merupakan alat untuk menarik pallet dollies, container dollies, dan kendaraan yang membawa kargo serta bagasi penumpang.

Direktur SDM dan Umum PT Angkasa Pura I (Persero), Adi Nugroho mengatakan bahwa pekerjaan itu sangat diperlukan di bandara.

"Kalau ada pesawat di dorong traktor untuk mundur ya itu tugas mereka. Pekerjaan ini kelihatanya sederhana tapi ini menyangkut keselamatan penerbangan. Karena kalau salah handle, ada kerusakan pesawat, jadi tidak layak terbang," terangnya.

Adi juga menambahkan, mereka yang mendapat pelatihan ini selangkah lebih dekat untuk bekerja di sana. Para peserta ini setelah lulus langsung mendapatkan lisensi dari kementerian perhubungan.(tribunjogja)

Penulis: nto
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved