Konflik Venezuela vs Kolombia, Maduro Tuduh Kolombia Organisir Geng untuk Serang Negaranya

Kelompok-kelompok berandalan itu didorong melakukan kekerasan di perbatasan Venezuela-Kolombia pada 23 Februari 2019.

Konflik Venezuela vs Kolombia, Maduro Tuduh Kolombia Organisir Geng untuk Serang Negaranya
RT News
Menlu Venezuela, Jorge Arreaza, berbicara di Dewan Keamanan PBB 

TRIBUNJOGJA.COM, MEXICO CITY – Presiden Venezuela Nicolas Maduro menuduh pemerintah Kolombia dan kelompok oposisi Venezuela mengorganisir geng-geng liar.

Kelompok-kelompok berandalan itu didorong melakukan kekerasan di perbatasan Venezuela-Kolombia pada 23 Februari 2019.

Maduro menambahkan, mereka disponsori AS, guna menerobos perbatasan berkedok pengiriman bantuan kemanusiaan.

Insiden 23 Februari 2019 di jembatan Simon Bolivar menyebabkan sejumlah truk dari arah Kolombia terbakar.

Dua kendaraan taktis dibajak pembelot Venezuela dan ditabrakkan ke barikade yang dipasang pasukan bersenjata serta imigrasi Venezuela.

“Geng-geng kriminal, kelompok perusuh Venezuela mencoba menyerang perbatasan kita. Tapi mereka gagal. Jangan campuri Venezuela, hormati kedaualatan kami,” kata Maduro lewat Periscope, Selasa (26/2/2019) malam.

Terbakarnya truk-truk dari arah Kolombia itu membuat Washington menuding Caracas bertindak keras merespon bantuan kemanusiaan yang dikirim AS.

Namun dari rekaman video wartawan Chili di lokasi kejadian, truk itu terbakar akibat lemparan bom molotov dari arah yang sama.

Di Markas PBB New York, Menlu Venezuela, Jorge Arreaza memamerkan foto-foto dari lokasi insiden.

Foto itu menunjukkan kabin truk yang terbakar dan memperlihatkan isinya kawat berduri serta paku.

Halaman
12
Penulis: xna
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved