Earth Hour 2019

Sultan HB X Ajak Warga Hemat Energi dengan Matikan Lampu Saat Peringatan Earth Hour

Sultan HB X Ajak Warga Hemat Energi dengan Matikan Lampu Saat Peringatan Earth Hour

Sultan HB X Ajak Warga Hemat Energi dengan Matikan Lampu Saat Peringatan Earth Hour
twitter.com/kratonjogja
Gubernur DIY Sri Sultan HB X 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Agung Ismiyanto

TRIBUNJOGJA.COM - Gubernur DIY akan segera menerbitkan imbauan kepada bupati, wali kota, dan berbagai pihak untuk mendukung kegiatan Earth Hour di 30 Maret 2019 mendatang. Hal ini untuk mendukung langkah penghematan energi yang dilaksanakan hingga saat ini.

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengimbau masyarakat untuk ikut hemat energi pada peringatan Earth Hour. Sri Sultan pun meminta agar pihak Pemda DIY maupun pemerintah kabupaten/kota ikut mendukung kampanye pengurangan konsumsi energi ini.

Dalam testimoninya untuk peringatan Earth Hour 2019 Jogja, Sri Sultan menyatakan dukungannya untuk dilakukan switch off earth hour.

“Mari kita bersama gotong royong ngerumat bumi, dengan mematikan lampu selama satu jam pada hari Sabtu, 30 Maret 2019, pukul 20.30-21.30 waktu setempat, demi memastikan bumi kita selamat. Ingat, satu jam, satu lampu, satu bumi. Ini aksiku, connect to earth,” kata Sri Sultan, Selasa (26/2/2019).

Baca: Matikan Lampu Satu Jam Hemat Rp 300 Juta, Ini Penjelasan Panitia Earth Hour

Sri Sultan pun berharap panitia Earth Hour 2019 Jogja bisa terus melakukan evaluasi terkait penyelenggaraan kegiatan dari tahun ke tahun. Hal itu agar penyelenggaraan acara semakin baik dan memiliki dampak lebih besar bagi masyarakat.

Sekretaris Daerah DIY,  Gatot Saptadi mengungkapkan, Gubernur DIY sangat mendukung kampanye dan kegiatan mematikan lampu satu jam yang memang dilakukan tiap tahunnya itu. Selanjutnya, dengan pendekatan kampanye semacam Earth Hour, Gubernur berharap penghematan energi bisa dilakukan sebagai kebiasaan dalam kehidupan masyarakat DIY.

“Kegiatan Earth Hour ini kan dari pihak luar, non pemerintah. Karena itu beliau berharap dari pemerintah juga ikut bertindak dalam upaya penghematan energi seperti ini,” ujarnya.

Gatot menambahkan, pendekatan penghematan penggunaan listrik ini harapannya jadi pemicu keseharian warga dalam menyikapi penggunaan listrik secara bijaksana. Contoh kecilnya, kalau keluar dari kamar mandi membiasakan untuk mematikan lampu. (tribunjogja)
 

Penulis: ais
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved