Yogyakarta

Komunitas Kertas Buka Donasi Barang Bekas untuk Buat Kerajinan di Lapas

Kebanyakan dari anggota komunitas tersebut memiliki kepiawaian menjahit, merajut, dan berbagai keterampilan lain.

Komunitas Kertas Buka Donasi Barang Bekas untuk Buat Kerajinan di Lapas
TRIBUNJOGJA.COM / Christi Mahatma
Perajin yang tergabung dalam Komunitas Kertas memberikan workshop di Lapas Perempuan Yogyakarta, Senin (25/2/2019). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Berbagi dengan sesama bisa diwujudkan dalam berbagai hal.

Tidak hanya dengan barang,ilmu pun bisa dibagikan.

Semangat berbagi itulah yang kemudian membuat Komunitas Kreativitas Tanpa Batas (Kertas) membagikan ilmunya.

Komunitas Kertas sendiri merupakan kelompok crafter atau perajin.

Kebanyakan dari anggota komunitas tersebut memiliki kepiawaian menjahit, merajut, dan berbagai keterampilan lain.

Baca: STIE Mitra Indonesia Siapkan Mahasiswa yang Siap Hadapi Revolusi Industri 4.0

Seorang crafter atau trainer dari Komunitas Kertas, Ratna (42) menceritakan komunitas baru terbentuk Desember 2018 lalu.

Berawal dari Facebook, akhirnya bertemu secara nyata dan menamai diri sebagai Komunitas Kertas.

"Semua punya ketrampilan sendiri-sendiri, awalnya sih dari Facebook kemudian ketemu dan akhirnya jadi komunitas. Untuk anggota kebetulan memang sudah profesional semua, semua instruktur," paparnya pada Tribunjogja.com, Senin (25/2/2019).

Komunitas yang beranggotakan 21 crafter itu tak hanya menyimpan keahliannya untuk kelompoknya saja.

Halaman
123
Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved