Yogyakarta
Curah Hujan Tinggi, BMKG Minta Warga Pesisir Waspada Gelombang Tinggi
Masyarakat di pesisir DIY perlu mewaspadai dampak dari curah hujan sedang lebat yang diprediksi seminggu ke depan di akhir Februari ini.
Penulis: Agung Ismiyanto | Editor: Hari Susmayanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Agung Ismiyanto
TRIBUNJOGJA.COM - Masyarakat di pesisir DIY perlu mewaspadai dampak dari curah hujan sedang lebat yang diprediksi seminggu ke depan di akhir Februari ini.
Selain potensi bencana hidrometeorologi, ancaman gelombang tinggi sekitar 4 meter berpeluang muncul di Samudera Hindia.
“Diharapkan kewaspadaan masyarakat di selatan Jawa untuk waspada gelombang tinggi hingga berkisar 2,5 meter sampai 4 meter,” kata Kepala kelompok data dan informasi stasiun Klimatologi Yogyakarta, Djoko Budiyono, Senin (25/2/2019).
Dia menjelaskan, khususnya para nelayan dapat meningkatkan kewaspadaannya terhadap bahaya yang bisa ditimbulkan akibat gelombang tersebut.
Baca: Prakiraan Cuaca untuk Wilayah Yogyakarta dan Sekitarnya Hari Ini, Cuaca Cerah Berawan Mendominasi
Selain gelombang tinggi, masyarakat juga diminta waspada menghadapi bencana hidrometeorologi seperti bahaya banjir, tanah longsor , angin kencang dan petir yang masih berpeluang muncul di wilayah Yogyakarta.
“Secara umum kondisi iklim hingga Februari ini sebagian besar wilayah DIY potensi curah hujan bulanan masih dalam kategori tinggi , mengingat faktor dinamika atmosfer dan laut masih sangat mendukung bagi pertumbuhan awan-awan hujan. Curah hujan bulanan di bulan Februari 2019 berkisar 300-500 mm/bulan dengan kategori curah hujan cukup tinggi,” urainya.
Djoko menjelaskan, hasil analisa cuaca saat ini hingga akhir Februari 2019 untuk wilayah DIY sebagian besar berpotensi terjadi hujan sedang-lebat yang disertai petir dan angin kencang. Hujan umumnya terjadi terutama di siang/sore hari serta malam hari.
Baca: Pelaku Pencurian Konter Handphone Seorang Residivis, 15 tahun Lalu Pernah Dipenjara
Adapun untuk kondisi pagi hari umumnya dalam kondisi cerah berawan. Sedangkan siang hingga sore bahkan malam hari baru akan muncul hujan . Kondisi ini terjadi karena ada dukungan pembentukan awan-awan yang bisa menyebabkan hujan di wilayah Yogyakarta.
Faktor yang mendukung kondisi tersebut antara lain karena adanya belokan angin ataupun pertemuan angin di sekitar Yogya. Dampak dari belokan angin atapun pertemuan angin tersebut menyebabkan terjadinya proses kenaikan massa udara yang berdampak pada pembentukan awan awan hujan di wilayah ini. (tribunjogja)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/waspadai-angin-kencang-dan-gelombang-tinggi-di-yogyakarta-hari-ini_20180706_090004.jpg)