Sleman

Budidaya Bambu di Sleman Dikembangkan jadi Pusat Wisata dan Edukasi

Ketua Asosiasi Bambu Sleman Eko Wiharto menyatakan keberadaan Hutan Budidaya Bambu memiliki beragam manfaat.

Budidaya Bambu di Sleman Dikembangkan jadi Pusat Wisata dan Edukasi
Istimewa
Hutan budidaya bambu di Wukirsari, Cangkringan, Sleman 

Laporan Reporter Tribun Jogja Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM - Ketua Asosiasi Bambu Sleman Eko Wiharto menyatakan keberadaan Hutan Budidaya Bambu memiliki beragam manfaat.

Eko mengungkapkan Hutan Budidaya Bambu di Sleman dikembangkan di Dusun Wulak Salak, Wukirsari, Cangkringan.

"Hutannya kita konsep jadi arboretum dan untuk wisata," ujar Eko saat dihubungi pada Senin (25/02/2019).

Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribunjogja.com, Arboretum adalah koleksi botani yang tersusun hanya dari pepohonan. Terkait ini pepohonan yang ditanam khusus bambu.

Menurut Eko, ada 35 jenis bambu yang dibudidayakan. Prioritasnya adalah jenis Wulung, Petung, Apus, serta Tutul Cendani.

Baca: Punya Potensi Besar, Pemkab Sleman Kembangkan Budidaya Bambu

"Jenis-jenis ini yang paling laku di pasaran," kata Eko yang juga Ketua Penggerak Hutan Wisata Bambu ini.

Sebagai sarana edukasi, Eko menyatakan hutan bambu tersebut bisa dimanfaatkan oleh sejumlah kalangan terutama para pelajar. Mereka bisa belajar dan mengenal berbagai jenis bambu serta potensi yang dimiliki.

Sebelumnya, Kepala Disperindag Sleman Tri Endah Yitnani mengatakan bahwa budidaya bambu di Sleman sudah dikembangkan sejak lama.

Fokus terhadap bambu semakin menguat saat produksi kerajinan bambu meningkat signifikan sejak 2014 silam.

"Inisiasinya dilakukan oleh Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DP3) Sleman," kata Endah via pesan singkat hari ini.(tribunjogja)

Penulis: Alexander Aprita
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved