Magelang

Masyarakat Berbondong-bondong Berburu Durian 'Ndeprok' di Festival Durian Purwosari

Masyarakat Berbondong-bondong Berburu Durian 'Ndeprok' di Festival Durian Purwosari

Masyarakat Berbondong-bondong Berburu Durian 'Ndeprok' di Festival Durian Purwosari
Tribun Jogja/ Rendika Ferri Kurniawan
Masyarakat membawa gunungan durian menuju lapangan Dusun Saren, Desa Purwosari, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang, Minggu (24/2) tempat Festival Durian Purwosari. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM - Ratusan masyarakat tumpah ruah memadati salah satu sentra penghasil buah durian di Kabupaten Magelang yakni di Desa Purwosari, Kecamatan Salaman, Minggu (24/2/2019).

Mereka berburu durian khas Purwosari yang dikenal memiliki cita rasa yang istimewa dalam acara Festival Durian Purwosari.

"Festival durian ini adalah wujud syukur kami atas hasil panen durian yang telah diterima oleh warga Purwosari. Desa Purwosari ini menjadi salah satu sentra terbaik penghasil buah durian di Kabupaten Magelang," ujar Rohim, saat pembukaan Festival Durian Purwosari, di lapangan Dusun Saren, Desa Purwosari, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang, Minggu (24/2/2019).

Acara sendiri dimulai dengan arak-arakan gunungan durian yang dibawa oleh para pemuda setempat menuju lapangan di Dusun Saren, Desa Purwosari.

Baca: Aksi Njegur Kali di Kota Magelang, Warga Ramai-Ramai Bersihkan Sungai Manggis

Baca: 67 Peserta Ikut Ujian Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja di Untidar

Ratusan masyarakat sudah berkerumun di lapangan Dusun Saren. Mereka menanti menunggu buah durian salah satu hasil panen terbaik dari Magelang tersebut.

Festival pun dibuka oleh Wakil Bupati Magelang, Edi Tjahyana, dilanjutkan dengan makan durian bersama. Durian yang disajikan pun bermacam-macam, yang paling terkenal adalah Durian Ndeprok.

Durian ini disebut juga durian mentega karena teksturnya yang lembut, dengan warna kuning dan rasanya manis yang bercampur dengan rasa pahit, menimbulkan sensasi rasa yang menarik.

Ada juga durian lokal asli Purwosari lainnya. Durian susu namanya, karena warnanya putih seperti susu. Rasanya teramat manis. Sekali gigit, buahnya langsung melumer di mulut.

"Saya paling suka yang Ndeprok, rasa pahitnya itu lho bawa sensasi sendiri, dan lembut sekali teksturnya dengan biji kecil," ujar Anggit, salah seorang pengunjung.(tribunjogja)

Penulis: rfk
Editor: has
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved