Bantul

Pemulung di TPST Piyungan Berharap Kegiatan Baksos Dilaksanakan Rutin

Rona bahagia terlihat dari wajah ratusan pemulung yang setiap hari mengais rezeki dari tempat pembuangan sampah terpadu Piyungan.

Pemulung di TPST Piyungan Berharap Kegiatan Baksos Dilaksanakan Rutin
Tribun Jogja/ Ahmad Syarifudin
Pasukan Turbo dan Polda DI Yogyakarta menggelar aksi baksos dengan memberikan ratusan paket sembako dan pakaian bekas layak pakai di Komunitas pemulung Merdiko TPST Piyungan Bantul. 

Laporan Reporter Tribun Jogja Ahmad Syarifudin

TRIBUNJOGJA.COM - Rona bahagia terlihat dari wajah ratusan pemulung yang setiap hari mengais rezeki dari tempat pembuangan sampah terpadu (TPST) Piyungan, Jumat (22/2/2019).

Pasalnya, mereka mendapatkan uluran bantuan berupa paket sembako dan pakaian bekas layak pakai dari pasukan Turbo dan Polda DI Yogyakarta.

"Alhamdulillah, kegiatan ini bagus sekali. Terimakasih banyak. Bantuan ini sangat bermanfaat sekali, karena dapat mencukupi kebutuhan keluarga Komunitas Pemulung. Kami tidak usah lagi membeli dengan adanya bantuan sembako dan pakaian layak pakai ini," ujar ketua komunitas pemulung Makaryo Adi Ngayogyakarto (Mardiko) TPST Piyungan, Maryono, ketika paket sembako dibagikan kepada para pemulung.

Maryono berharap uluran bantuan bukan hanya sesaat dan instan, akan tetapi bisa berkelanjutan. Supaya para pemulung tetap semangat bekerja dan menjalani hidup.

Baca: Pasukan Turbo dan Polda DIY Gelar Baksos Bersama Ratusan Pemulung di TPST Piyungan

Baca: Relakan Rumahnya untuk Pelebaran Jalan, Warga Mulai Rasakan Manfaat Pedestrian Code Gemblakan

Ia menceritakan, kondisi kehidupan para pemulung di tempat pembuangan sampah terpadu Piyungan serba sulit. Setiap hari penghasilan yang didapatkan tidak seberapa. Hanya berkisar antara Rp 25 ribu sampai Rp 35 ribu rupiah.

"Itu pun [pemulung] yang bekerja keras. Tidak malas. Kalau kerjanya semau gue ya tidak sampai segitu [hasilnya]," tutur dia.

Tak jarang, kata Maryono, karena terus menerus bekerja keras di antara tumpukan sampah yang kumuh dan kotor. Banyak dari para pemulung yang akhirnya menderita sakit-sakitan.

"Kami minta, dari Polda atau dinas atau dari siapapun ada satu pemeriksaan kesehatan [kepada para pemulung]," pinta dia.

Diketahui sebelumnya, pasukan turun bukit berbagi sembako (Turbo) yang digawangi sejumlah relawan anak-anak muda, bersama Polda DI Yogyakarta, menggelar aksi bakti sosial di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Piyungan, Bantul, Jumat (22/2/2019).

Baca: BREAKING NEWS : Hujan Es Kembali Guyur Sleman, Sejumlah Pohon Tumbang

Baca: Rudiantara Pastikan Pemilihan Rektor Unpad Digelar Maret 2019

Halaman
12
Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved