Bantul

Pasukan Turbo dan Polda DIY Gelar Baksos Bersama Ratusan Pemulung di TPST Piyungan

Pasukan ang digawangi sejumlah anak-anak muda, bersama Polda DI Yogyakarta, menggelar aksi bakti sosial di TPST Piyungan, Bantul.

Pasukan Turbo dan Polda DIY Gelar Baksos Bersama Ratusan Pemulung di TPST Piyungan
TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Dir Binmas Polda DIY Kombes pol Rudi Heru Susanto bersama pasukan Turbo membagikan paket sembako kepada ratusan pemulung di TPST Piyungan Bantul. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ahmad Syarifudin

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Pasukan turun bukit berbagi sembako (Turbo) yang digawangi sejumlah anak-anak muda, bersama Polda DI Yogyakarta, menggelar aksi bakti sosial di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Piyungan, Bantul, Jumat (22/2/2019).

Dalam aksi cinta untuk kemanusiaan ini, ratusan paket sembako dibagikan.

Tak ayal, ratusan pemulung yang tergabung dalam komunitas Merdiko di TPST Piyungan terlihat senang dan sumringah.

"Ada 500 paket sembako yang kita bagikan. Karena kita menganalisa, kita sudah beberapa kali survei dan wawancara juga bahwa penghasilan para pemulung di tempat pembuangan sampah Piyungan ini cukup rendah. Antara Rp 25 ribu sampai Rp 35 ribu. Sehingga mereka layak mendapatkan santunan," kata Tommy, satu dari beberapa anggota pasukan Turbo, saat ditemui Tribunjogja.com di lokasi.

Baca: Lebih Dekat dengan Rizki Rahma Nurwahyuni, Dalang Cantik dari Yogyakarta

Turut hadir dalam kegiatan bakso ini, Dir Binmas Polda DI Yogyakarta, Kombes Pol Rudi Heru Susanto, sejumlah pejabat utama Polda DIY dan Polres Bantul.

Satu persatu mereka membagikan sembako setelah sebelumnya dilakukan syiar agama, semangat untuk hidup dan bermasyarakat.

Dir Binmas Polda DIY, Kombes Pol Rudi Heru Susanto mengatakan pihaknya terinspirasi dari komunitas pemulung yang mengais rezeki dari tumpukan sampah di tempat pembuangan sampah terpadu Piyungan.

Bagi dia mereka ada adalah pahlawan.

Baca: Budaya dan Kreativitas Jadi Modal Bantul Masuki Revolusi Industri 4.0

"Karena mereka mengurangi beban sampah. Saya dengar dalam satu hari bisa sampai 10 ton. Mereka komunitas yang harus kita terus kita support untuk hidup," tuturnya.

Dalam baksos di hari Jumat ini, pasukan Turbo dan Polda DI Yogyakarta hanya membagikan sembako.

Ke depan, lanjut Rudi, pihaknya akan menggandeng dinas kesehatan baik Provinsi, Kabupaten maupun Biddokkes Polda DIY untuk memeriksa kesehatan para pemulung.

Karena menurutnya itu yang selama ini menjadi keluhan dari para pemulung.

"Harapan kita, mereka tetap sehat, semangat bertahan hidup dan tatep bermasyarakat," pungkas dia. (*)

Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved