Proliga 2019

Grand Final Putri Proliga 2019, Jakarta Pertamina Energi Bertekad Pertahankan Gelar Juara

Grand Final Putri Proliga 2019, Jakarta Pertamina Energi Bertekad Pertahankan Gelar Juara

Grand Final Putri Proliga 2019, Jakarta Pertamina Energi Bertekad Pertahankan Gelar Juara
Tribun Jogja/ Hanif Suryo
Sesi press conference jelang grand final Proliga 2019 di Hotel Novotel, Yogyakarta, Jumat (22/2/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM - Juara bertahan putri Jakarta Pertamina Energi bertekad mempertahankan gelarnya kala ditantang Jakarta PGN Popsivo Polwan pada grand final Proliga 2019 di GOR Amongrogo, Yogyakarta, Sabtu (23/2/2019) pukul 15.00 WIB.

Kepercayaan diri sang juara bertahan tak lepas dari raihan positif di enam laga menuju partai puncak. Sebagaimana diketahui, Pertamina menyapu bersih enam laga di babak final four dan menjadi menempati posisi puncak.

Manajer tim putri Jakarta Pertamina Energi, Widi Triyoso, mengatakan tim asuhan M. Anshori bakal berusaha menyempurnakan capaian musim ini dengan mempertahankan gelar yang telah diraih musim lalu.

"Gelar juara tidak akan kita lepas ke tim lain. Kita akan berupaya mempertahankan gelar juara yang kita raih tahun lalu," ujar Widi pada sesi press conference jelang grand final Proliga 2019, Jumat (22/2/2019).

Baca: Tim Putri Pertamina Energi Tantang Popsivo Polwan di Partai Puncak Proliga 2019

Baca: Gol Ghozali Siregar Selamatkan Persib Bandung, Lolos ke Babak 8 Besar Usai Tahan Imbang Arema FC 2-2

Selama empat pertemuan kedua tim di musim ini, sang juara bertahan boleh saja sedikit berbangga sebab mereka mampu meraih tiga kemenangan dan hanya sekali kalah dari Popsivo.

Namun, asisten manajer Jakarta PGN Popsivo Polwan, Alit SA, menegaskan head to head kedua tim di seri reguler dan babak final four lalu justru menjadi motivasi untuk tak kembali gagal di laga final nanti.

"Anak-anak sudah siap untuk memenangkan final. Mereka akan bertarung hidup mati," tegas Alit.

Terlebih, tim asuhan pelatih asal Thailand, Chamnan Dokmai ini terakhir kali mencicipi manisnya gelar juara ialah 2012 dan 2013 silam.

"Kita sudah lama tak merasakan gelar juara, dan tentu kita bertekad tahun ini menjadi akhir penantian panjang puasa gelar," pungkasnya.(tribunjogja)

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved