Magelang

Dari Masjid ke Masjid, Haris Berbagi Soto Ayam Gratis

Berbahagia ketika melihat orang bahagia. Begitulah apa yang dirasakan oleh Haris Triyana (42), seorang penjual soto di Kabupaten Magelang.

Dari Masjid ke Masjid, Haris Berbagi Soto Ayam Gratis
Tribun Jogja/ Rendika Ferri
Haris Triyana (42) sibuk meracik soto ayam untuk dibagikan kepada para jamaah masjid, Jumat (22/2) di Masjid Al-Muslimin, Kendalgrowong, Muntilan, Kabupaten Magelang. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM - Berbahagia ketika melihat orang bahagia. Begitulah apa yang dirasakan oleh Haris Triyana (42), seorang penjual soto di Kabupaten Magelang yang setiap Jumat menyuguhkan ratusan porsi soto ayam khas Semarang dagangannya, kepada masyarakat di masjid-masjid, secara cuma-cuma, dengan niat untuk bersedekah.

Warga Dusun Kenatan RT 03/RW 13, Desa Pucungrejo, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang tersebut berkeliling dari satu masjid ke masjid lainnya di Kabupaten Magelang, setiap hari Jumat, untuk bersedekah soto ayam tersebut.

"Rasanya bahagia ketika melihat orang bahagia. Saya ingin berbagi kepada sesama, dan dengan cara inilah saya melakukannya. Niat hati saya adalah untuk bersedekah," ujar Haris, Jumat (22/2/2019), saat ditemui di Masjid Al-Muslimin, Kendalgrowong, Muntilan, Kabupaten Magelang.

Baca: Pemkot Magelang Kembangkan Destinasi Baru, Pasar Seni Magelang

Baca: Festival Salak Angkat Level Salak Sleman Menjadi Buah Papan Atas

Sekitar pukul 11.00 WIB, Haris berangkat dari kediamannya menuju masjid. Kali ini tujuannya, masjid Al-Muslimin di Muntilan.

Meski berangkat siang, sedari pagi buta dirinya telah memasak bahan-bahan masakan untuk membuat soto ayam khas Semarang racikannya. Begitu tiba di masjid, adzan telah berkumandang.

Dirinya mengambil air wudhu dan melaksanakan shalat Jumat bersama ratusan warga lain.

Usai melaksanakan shalat Jumat, Haris pun bergegas menuju gerobaknya dan menata mangkuk-mangkuk.

Baca: Berburu Batagor Enak di Yogyakarta, Jangan Lupa Mampir di 5 Warung Ini

Baca: Video Amatir Detik-detik Mencekam Hujan Angin Kencang di Turi Sleman 

Dengan perlahan, ia meracik soto khas Semarang. Para jamaah berbaris, mengantri soto ayam di sekeliling lapak jualan haris yang berwujud sepeda motor yang digabungkan dengan gerobak.

Sebuah gerobak sederhana, tempatnya berkeliling berjualan soto selama enam tahun ini sejak tahun 2013.

Haris melayani jamaah seorang diri. Dengan cekatan, tangannya meracik soto ayam dan menyerahkannya kepada warga. Tak butuh waktu lama, dalam waktu setengah jam saja, sebanyak 100 porsi soto ayam habis dilahap oleh para jamaah.(tribunjogja)

Penulis: rfk
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved