Bantul

Bupati Bantul Tanam Bibit Pohon Buah dan Tebar Ikan di Rawa Kalibayem

Bupati Bantul Drs Suharsono melakukan safari Jumat dengan menyambangi warga di Desa Ngestiharjo, Kecamatan Kasihan, Bantul.

Bupati Bantul Tanam Bibit Pohon Buah dan Tebar Ikan di Rawa Kalibayem
Dokumentasi Diskominfo Bantul
Bupati Bantul Suharsono menaman pohon buah dan menebar benih ikan di Rawa Kalibayem, Desa Ngestiharjo, Kasihan, Bantul. 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL- Bupati Bantul Drs Suharsono melakukan safari Jumat dengan menyambangi warga di Desa Ngestiharjo, Kecamatan Kasihan, Bantul.

Darai pantauan Tribunjogja.com, dalam kesempatan tersebut, ia sempat menanam bibit pohon buah dan menebar ikan nila di Rawa Kalibayem.

"Saya berharap dari kegiatan ini akan tumbuh jalinan rasa kebersamaan dan kerjasama sinergitas dari semua unsur masyarakat di Ngestiharjo, untuk sama-sama bergotong royong membangun daerah kita, demi peningkatan kesejahteraan," kata Bupati, dalam sambutan kepada masyarakat.

Baca: Bupati Cantik Ini Batalkan Rekrut PPPK karena Pemkab Tak Bisa Bayar Gaji

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Bantul saat ini terus berupaya dan berusaha membangun komunikasi dengan cara terjun langsung ke lapangan untuk bertemu masyarakat, supaya mengetahui secara langsung kendala apa saja yang sedang dihadapi oleh masyarakat.

Baca: Lebih Dekat dengan Rizki Rahma Nurwahyuni, Dalang Cantik dari Yogyakarta

Dalam membangun, Suharsono menyebutkan Pemerintah Bantul terus mengoptimalkan potensi lokal dan pemberdayaan masyarakat, meningkatkan kualitas sumberdaya manusia dan sarana infrastruktur.

Baca: Konstruksi Terminal Internasional di Bandara Baru Yogyakarta Sudah 71,6 Persen

Semua dilakukan bertujuan untuk mengembangkan pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan di segala sektor dan mengedepankan stabilitas daerah yang harus dijaga keamanannya.

"Kami berharap masyarakat Ngestiharjo dapat meningkatkan peluang yang ada. Lebih penting juga mengedepankan persatuan dan kesatuan. Mengedepankan kerjasama dalam membangun Ngestiharjo dan Kabupaten Bantul yang kita cintai," tutur dia.

Baca: Budaya dan Kreativitas Jadi Modal Bantul Masuki Revolusi Industri 4.0

Jaga Persatuan

Sebelum mengakhiri, mantan perwira menengah Polda Banten itu berpesan kepada masyarakat untuk senantiasa mewaspadai dan berhati-hati dengan isu yang berkaitan dengan Suku, Agama, Ras, dan Golongan (SARA), karena menurutnya dapat memecah belah persatuan bangsa.

"Saya imbau supaya masyarakat lebih bijak dalam menggunakan teknologi informasi. Karena tidak semua media sosial bisa dipertanggungjawabkan," pungkas dia. (*)

Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved