Kota Yogya

Disdikpora DIY Kaji Aturan Kuota Siswa Miskin Penerimaan Siswa Baru Tingkat SMA/SMK

Disdikpora DIY Kaji Aturan Kuota Siswa Miskin Penerimaan Siswa Baru Tingkat SMA/SMK

Disdikpora DIY Kaji Aturan Kuota Siswa Miskin Penerimaan Siswa Baru Tingkat SMA/SMK
IST
Siswa baru SMAN 8 Yogyakarta sedang berdinamika dalam masa pengenalan Lingkungan Sekolah hari pertama (16/7/2018) 

TRIBUNJOGJA.COM - Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY sampai saat ini masih mengkaji Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tentang kuota 20 persen penerimaan siswa miskin di SMA maupun SMK.

Kadarmanta Baskara Aji, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY menjelaskan masih ada yang harus diterjemahkan mengenai peraturan tersebut.

Pasalnya, ketika semisal daya tampung sekolah sebesar 100 , yang mendaftar sebagai siswa miskin adalah 15% maka kuota 20% belum bisa dipenuhi.

Baca: Cegah Vandalisme dan Kenakalan Remaja, Satpol PP Kota Yogya Jalankan Program Pantib for School

"Peraturan Menteri yang mengatakan, paling sedikit sekolah itu menerima siswa miskin 20%. Itu susah kita terjemahkan. Kalau kata-katanya paling sedikit. Misalkan daya tampungnya 100. yang mendaftar hanya 15% untuk siswa miskin, berarti kan belum 20%. Apakah jumlah siswanya harus kita kurangi supaya 20%, kan juga aneh. Atau kalau semuanya yang mendaftar 100% orang miskin apakah kemudian orang yang bukan miskin tidak punya hak di situ. Katanya kan harus mendahulukan orang miskin," terangnya.

Baskara menerangkan untuk terdaftar sebagai siswa miskin, siswa yang bersangkutan harus menyertakan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).

Untuk data siswa miskin sendiri yang memiliki adalah Dinas Sosial. Nantinya untuk bisa mendapatkan SKTM siswa yang bersangkutan harus mengurus ke Dinas Sosial dengan membawa KTP dan KK orangtuanya

"Untuk tahun lalu SKTM tidak ada masalah. Jogja sudah punya data siswa miskin. Nanti siswa yang bersangkutan langsung datang ke Dinas Sosial membawa KTP dan KK orangtuanya. Di sana di entry data dan akan ketahuan" ungkapnya.(tribunjogja)

Penulis: Siti Umaiyah
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved