Dicoret dari DCT, Ngadiyono Laporkan KPU ke Bawaslu Gunungkidul

Dicoret dari daftar calon tetap (DCT) anggota legislatif, politisi Partai Gerindra mengajukan gugatan terhadap KPU ke Bawaslu Gunungkidul

Dicoret dari DCT, Ngadiyono Laporkan KPU ke Bawaslu Gunungkidul
KOMPAS.com/MARKUS YUWONO
Politisi Gerindra Gunungkidul, Ngadiyono, mendatangi Kantor Bawaslu Gunungkidul di Wonosari, Kamis (21/2/2019) 

TRIBUNJOGJA.COM - Dicoret dari daftar calon tetap (DCT) anggota legislatif, politisi Partai Gerindra yang juga Wakil Ketua DPRD Gunungkidul, Ngadiyono, mengajukan gugatan terhadap Komisi Pemilihan Umum (KPU) ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Gunungkidul.

"Ke sini untuk mengajukan sengketa, bukan silaturahim. Sementara ini dulu nanti baru tahapan lainnya dan semoga selesai," kata Ngadiyono seusai mendaftarkan gugatakannya ke Bawaslu Gunungkidul, Kamis (21/2/2019).

Ngadiyono datang bersama kuasa hukumnya dengan membawa sejumlah dokumen.

Ngadiyono mengatakan pengajuan itu dilakukan agar dirinya bisa ikut dalam kontestasi pemilu mendatang.

"Intinya kita harus berupaya secara hukum, dan bagaimana caranya saya agar bisa (ikut) pemilu lagi," katanya.

Ngadiyono mengaku optimistis bisa mengikuti pemilu lagi, meski diakuinya elektabilitasnya menurun akibat pencoretan ini.

"Turun dulu enggak apa-apa, nanti dinaikkan lagi," kata Ngadiyono.

Ketua Bawaslu Gunungkidul Is Sumarsono mengatakan, permohonan sengketa yang dilakukan oleh Ngadiyono atas SK pencoretan dirinya dari DCT telah diterima oleh tim Bawaslu.

Namun dari pemeriksaan yang dilakukan, ada beberapa persyaratan yang belum terpenuhi.

Bawaslu memberikan waktu untuk perbaikan dokumen terhitung selama tiga hari usai keputusan KPU ditetapkan dan yang bersangkutan mengajukan sengketa.

Halaman
123
Editor: iwanoganapriansyah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved