Nasional

Jelajah Kebangsaan Sambangi Stasiun Tugu Yogyakarta

Dialog Jelajah Kebangsaan yang diinisiasi oleh Gerakan Suluh Kebangsaan akhirnya menghampiri Stasiun Tugu Yogyakarta

Jelajah Kebangsaan Sambangi Stasiun Tugu Yogyakarta
Tribun JOgja/ Wahyu Setiawan Nugroho
Dialog kebangsaan yang diinisiasi oleh Gerakan Suluh Kebangsaan bekerjasama dengan PT KAI digelar di stasiun Tugu Yogyakarta yant menjadi seri kelima, Selasa (19/2/2019) malam. 

TRIBUNJOGJA.COM - Dialog Jelajah Kebangsaan yang diinisiasi oleh Gerakan Suluh Kebangsaan akhirnya menghampiri Stasiun Tugu Yogyakarta pada Selasa (19/2/2019) malam.

Dialog ini menjadi seri kelima setelah sukses dilaksanakan di Stasiun Merak, Stasiun Gambir, Stasiun Cirebon dan Stasiun Purwokerto.

Acara ini merupakan rangkaian dari Kegiatan Gerakan Suluh Kebangsaan yang bertujuan mengajak berbagai elemen masyarakat membangun kesadaran berbangsa dan bernegara dalam rangka memperkokoh NKRI.

Di Yogyakarta sendiri, dialog ini mengangkat tema 'Merawat Patriotisme, Progresifitas dan Kemajuan Bangsa' .

PT KAI dalam kesempatan ini menjadi tuan rumah dan menfasilitasi terselengararanya dialog dengan membawa rombongan dengan kereta api dari seri pembuka hingga seri terakhir yakni di Stasiun Banyuwangi.

Baca: Desa Wisata di Bantul Dituntut Lakukan Inovasi, Agar Tak Turun Status

Kegiatan dikemas dalam format dialog antara tokoh nasional yang hadir dengan peserta yang berasal dari tokoh masyarakat, tokoh agama, seniman, budayawan, akademisi, dan lainnya.

Adapun tokoh nasional yang menjadi narasumber dalam dialog di Yogyakarta adalah Ketua Mahkamah Konstitusi periode 2008-2013, Prof. Dr. Moh Mahfud MD, putri Presiden ke-4 RI, Abdurrahman Wahid (Gus Dur) Alissa Wahid, GKR Mangkubumi, Prof. Dr. M. Amin Abdullah, KH. Malik Madani, serta Budayawan dan Rohaniwan Romo Benny Susetyo, Pr., dan para tamu undangan lainnya.

Jelajah Kebangsaan ini rencananya akan menyambangi Merak hingga Banyuwangi dan akan diadakan di sembilan stasiun yang dimulai dari Stasiun Merak, Stasiun Gambir, Stasiun Cirebon, Stasiun Purwokerto, Stasiun Yogyakarta, Stasiun Solo Balapan, Stasiun Jombang, Stasiun Surabaya Gubeng dan berakhir di Stasiun Banyuwangi.

Baca: Teguhkan Persaudaraan Sejati, FPUB Gelar Dialog dan Kenduri

Para tokoh nasional yang hadir akan menggunakan kereta api khusus untuk menempuh jarak 1.341 km dari stasiun paling barat di Pulau Jawa hingga stasiun yang berada di paling timur Pulau Jawa selama lima hari perjalanan.

"KAI senantiasa mendukung kegiatan yang positif dalam rangka memupuk rasa berkebangsaan Indonesia bagi masyarakat di berbagai kota di Indonesia melalui pendekatan yang ringan namun kreatif dan membumi," kata Direktur keselamatan dan keamanan PT KAI, Apriyono Wedi Chrisnanto dalam pembukaannya.

Ketua Gerakan Suluh Kebangsaan Prof. Mahfud MD sangat mengapresiasi atas kerjasamanya, dukungannya dan kepedulian KAI terhadap keutuhan dan kokohnya NKRI.

Mahfud juga memberikan penghargaan setinggi-tingginya atas kemajuan KAI yang luar biasa dalam memberikan layanan publik, transportasi massal untuk masyarakat. (tribunjogja)

Penulis: Wahyu Setiawan Nugroho
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved