Seorang Nenek Pikun Ditemukan setelah Berjalan 600 Kilometer Melintasi 3 Negara selama 8 Bulan

Kaeomanee Arjaw, dilaporkan hilang oleh keluarganya pada 12 Juni 2018 lalu. Kaeomanee merupakan seorang penderita demensia atau pikun

Seorang Nenek Pikun Ditemukan setelah Berjalan 600 Kilometer Melintasi 3 Negara selama 8 Bulan
IST/AFP/Thai Immigration Police
Kaeomanee Arjaw (tengah) bersama putrinya Suchada (kanan) saat hendak menaiki pesawat yang akan membawanya pulang dari Kunming, China, ke Thailand. Sang nenek yang pikun berjalan melintasi tiga negara hingga ditemukan di China. 

TRIBUNJOGJA.COM - Seorang nenek dari Thailand yang berusia 59 tahun, akhirnya kembali ke rumah setelah pamit pergi untuk menemui putranya dan menghilang delapan bulan lalu.

Kaeomanee Arjaw, asal Chiang Rai, Thailand, dilaporkan hilang oleh keluarganya pada 12 Juni 2018 lalu. Dia akhirnya kembali ke rumah, Jumat (15/2/2019).

Kaeomanee merupakan seorang penderita demensia, atau orang yang mengalami penurunan fungsi otak yang ditandai dengan kesulitan mengingat dan berpikir, atau dikenal dengan pikun.

Suku Ainu Akhirnya Diakui sebagai Suku Asli Jepang

Dia meninggalkan rumah pada bulan Juni untuk menemui putranya yang tinggal tak jauh dari kediamannya.

Namun dia tak kunjung kembali hingga akhirnya keluarganya melaporkan berita kehilangan.

Dia dilaporkan ditemukan pada Januari di Kota Kunming, China selatan, yang berjarak lebih dari 600 kilometer.

Beruntung, saat ditemukan dia membawa kartu identitas Thailand, yang membantu petugas dengan cepat menghubungi konsulat setempat.

Kaeomanee yang diketahui berasal dari etnis pegunungan Akha. Tempat tinggalnya berada di wilayah pegunungan yang berbatasan dengan Laos dan Myanmar, yang sering disebut sebagai zona "Segitiga Emas".

Thailand tidak berbatasan langsung dengan China, yang berarti Kaeomanee berjalan melintasi Laos atau Myanmar sebelum ditemukan.

Tidak diketahui rute mana yang dilewatinya maupun berapa lama dia melakukan perjalanan.

Halaman
12
Editor: iwanoganapriansyah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved