Breaking News:

Pendidikan

Dekatkan Diri ke Siswa SMP, SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta Kenalkan 8 Kompetensi Keahlian Unggulan

Dengan berbekal sejumlah keunggulan yang dimiliki SMK 3 Yogyakarta, sekolah juga berupaya untuk menjaring siswa didik baru.

TRIBUNJOGJA.COM / Noristera Pawestri
Siswa SMP Muhammadiyah 3 Yogyakarta tengah memperhatikan praktek kerja mesin bubut yang dilakukan siswa SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta 

Laporan Reporter Tribun Jogja Noristera Pawestri

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta berupaya untuk terus mendekatkan diri sekaligus mengenalkan kompetensi keahlian yang dimiliki sekolah kepada siswa-siswi SMP.

Dengan berbekal sejumlah keunggulan yang dimiliki SMK 3 Yogyakarta, sekolah juga berupaya untuk menjaring siswa didik baru.

Salah satu caranya dengan mengundang siswa kelas IX SMP Muhammadiyah 3 Yogyakarta untuk melihat pembelajaran kompetensi keahlian di SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta melalui kegiatan Study Tour pada Jumat (15/2/2019).

Kepala SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta Suprihandono menyampaikan, kegiatan ini untuk mengenalkan kompetensi keahlian yang dimiliki sekolah.

Baca: Dosen FH UGM Teliti Kompetensi Konkuren dalam Sengketa Perbankan Syariah

Sebab, kata dia masih ada siswa SMP yang belum mengerti kompetensi apa saja yang ada di SMK.

"Sehingga anak SMP harapanya mengerti, misalnya kompetensi keahlian permesinan seperti apa alatnya bidangnya, garapannya apa, lapangan kerja bagaimana," kata dia.

Sebagai salah satu SMK Revitalisasi yang ada di Indonesia, SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta memiliki delapan kompetensi keahlian.

Yakni Teknik Permesinan, Teknik Audio Video, Desain Permodelan dan Informasi Bangunan, Farmasi, Teknik Komputer dan Jaringnya, Teknik Kendaraan Ringan Otomotif, Teknik dan Bisnis Sepeda Motor dan Teknik Instalasi Tenaga Listrik.

"Dari delapan kompetensi keahlian itu sekolah kami semuanya unggul. Bengkel kami lengkap dan alatnya lengkap," ucapnya.

Lanjut dia, berdasarkan Inpres Nomor 9 tahun 2016 tentang Revitalisasi SMK dalam rangka meningkatkan kualitas daya saing manusia, tercatat sebanyak 219 SMK dari 1400 SMK di Indonesia masuk ke dalam kategori SMK Revitalisasi.

Baca: Cegah Perundungan pada Anak, Disdik Kota Yogya Adakan Program Tri Pusat Pendidikan

"Satu diantaranya yang SMK Revitalisasi itu sekolah kami, sebagai SMK rujukan dan representasi SMK di DIY," tuturnya.

Konsekuensi dengan ditetapkannya SMKN 3 Yogyakarta sebagai SMK Revitalisasi, kata Suprihandono sekolah harus banyak menggandeng banyak industri.

Hingga saat ini tercatat sebanyak 90 perusahaan dari berbagai sektor industri telah menjalin kerjasama dengan sekolah.

"Sehingga lulusan kami outputnya sesuai kebutuhan dunia industri. Sebanyak 70 persen lulusan siswa kami ditarik ke dunia industri sesuai keahliannya," jelasnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Noristera Pawestri
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved