Gunungkidul

Tonjolkan Sektor Pariwisata, Pemkab Gunungkidul Mulai Bangun Smart City

Pemkab Gunungkidul berencana memulai pembangunan smart city dengan menonjolkan pada sektor pariwisata pada tahun 2019 ini.

Tonjolkan Sektor Pariwisata, Pemkab Gunungkidul Mulai Bangun Smart City
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Gunungkidul 

"Sehingga e-tourism dapat mengembangkan pariwisata Gunungkidul. Paling tidak insfrastruktur dapat kita selesaikan pada tahun 2019 sampai awal 2020, kita targetkan 2020 dapat berjalan semua," katanya.

Ia menambahkan dari smart city tersebut tidak hanya akan dikembangkan untuk sektor pariwisata tetapi juga dapat dikembangkan oleh sektor-sektor lainnya, seperti pendidikan.

"Seperti kalau di bidang pendidikan sudah ada PPDB Online, CBT, SIPKS, itu sudah banyak dilakukan," ujarnya.

Sementara itu Bupati Gunungkidul Badingah mengatakan, dirinya sangat mendukung program smart city yang dapat digunakan untuk pengembangan sektor pariwisata.

"Saya berkomitmen Gunungkidul menuju smart city, dan unggulan yang dikembangkan dalam smart city adalah sektor pariwisata. Karena dengan memanfaatkan teknologi dapat mempermudah wisatawan untuk memilih destinasi wisata, dan nantinya mewujudkan Gunungkidul sebagai tempat wisata terkemuka dan berbudaya," katanya.

Baca: SMF Kucurkan Dana untuk Pembangunan Homestay di Gunungkidul

Terpisah, Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Harry Sukmono mengatakan siap untuk menyiapkan e-tourism tersebut, menurutnya sektor pariwisata juga harus beradaptasi dengan perkembangan zaman.

"Nanti kita kaji lebih jauh mengenai e-tiketing nantinya akan difungsikan sebagai pengganti tenaga manusia atau tidak. Dengan adanya teknologi ini kita harapkan dapat meningkatkan pelayanan wisatawan, kalau e-tiketing dapat berfungsi sebagai pengganti manusia mengapa tidak," katanya.

Menurutnya tidak jadi maslah ketika tenaga manusia digantikan dengan tenaga mesin, karena petugas yang berada di Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) dpat dialihkan ke bagian dinas lainnya.

"Mereka kan Aparatur negara jadi bisa difungsikan ke bidang lainnya," tutupnya. (*)

Penulis: Wisang Seto Pangaribowo
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved