Puluhan Beruang Kutub Kelaparan Kembali Kepung Penduduk Desa di Rusia
Beruang itu terlihat sedang mengais makanan di sebuah tempat pembuangan sampah dan ada pula yang ingin masuk rumah
Penulis: say | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM - Penduduk di kepulauan Novaya Zemlya, sebuah wilayah Arktik yang terpencil, ketakutan dengan kedatangan puluhan beruang kutub ke pemukiman mereka.
Di beberapa gambar yang viral di media sosial, beruang itu terlihat sedang mengais makanan di sebuah tempat pembuangan sampah dan ada pula yang ingin masuk rumah.
Baca: Desa Ini Sangat Indah dan Damai, Bertahan Tanpa Jalan Raya dan Kendaraan Bermotor
Invasi beruang kelaparan itu membuat orang-orang takut meninggalkan rumah sehingga pemerintah setempat mengumumkan keadaan darurat.
"Orang-orang takut, dan takut meninggalkan rumah mereka. Orangtua tidak mau membiarkan anak-anak mereka pergi ke sekolah atau penitipan anak," kata seorang pejabat lokal bernama Alexander Minayev, TribunJogja.com melansir dari The Guardian, Selasa (12/2/2019).
Zhigansha Musin, kepala pemerintahan setempat mengatakan, selama ini belum pernah terjadi invasi massal yang dilakukan beruang kutub di wilayah tersebut.
Pemerintah akan berupaya menenangkan puluhan beruang yang telah mengepung penduduk desa itu.
Beruang kutub adalah spesies yang dilindungi di Rusia dan dilarang melakukan penembakan.
Namun jika keadaan mengkhawatirkan, pemerintah tak menutup kemungkinan untuk memusnahkan mereka.
Pada tahun 2017 lalu, penduduk desa Ryrkaypiy, daerah otonomi Chukotka, Rusia timur juga dibuat khawatir dengan kehadiran puluhan beruang kutub yang lapar.
Desa Ini Sangat Indah dan Damai, Bertahan Tanpa Jalan Raya dan Kendaraan Bermotor
Mengutip dari Kompas.com, kedatangan beruang itu tak hanya membuat takut warga, tetapi juga menjadi bencana bagi 5.000 ekor anjing laut yang berada di kawasan perlindungan di Chukotka.
Mereka ketakutan karena sang predator datang sehingga terjun dari tebing setinggi 40 meter dan membuat mereka mati.
"Kumpulan ribuan ekor anjing laut itu memang menarik perhatian beruang kutub. Para anjing laut ini panik melihat predator mereka lalu melompat dari puncak tebing dan mati," ujar kata ketua proyek patroli beruang kutub WWF Viktor Nikiforov.
Bangkai anjing-anjing laut yang mati kemudian dimakan oleh beruang.
Meskipun beruang kutub sudah kenyang memakan bangkai anjing laut, tetapi mereka justru mendatangi pemukiman penduduk karena ingin tahu. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/demi-lindungi-anak-anaknya-pria-ini-tewas-saat-melawan-beruang-kutub_20180705_114358.jpg)