Sleman

Sleman Kuasai 50 Persen Produk Kerajinan di Yogyakarta

Produk furnitur alias mebel dari Sleman termasuk unggul dan menunjukkan pertumbuhan setiap tahunnya.

Sleman Kuasai 50 Persen Produk Kerajinan di Yogyakarta
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Jajaran furnitur kayu dalam gelaran SIFFEX 2019 di Sleman City Hall (SCH), Denggung, Sleman. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pertumbuhan sektor produk kerajinan di Kabupaten Sleman tergolong pesat.

Tingkat produksinya pun termasuk tertinggi di DIY.

Ketua Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) Sleman Raya Rian Hermawan menyatakan produk kerajinan atau handicraft asal Sleman termasuk unggul.

"Produksi barang kerajinan asal Sleman porsinya mencapai 50 persen di DIY," kata Rian saat dihubungi Tribunjogja.com via telepon, Minggu (10/02/2019).

Selain kerajinan, Rian juga menyebut produk furnitur alias mebel dari Sleman juga termasuk unggul dan menunjukkan pertumbuhan setiap tahunnya.

Hal tersebut juga terbukti dari semakin banyaknya produsen furnitur asal Sleman dan bermain di pasar ekspor.

Namun, Rian mengakui jika secara kapasitas produksi, DIY terutama Sleman masih kalah dibandingkan Jawa Tengah. Sebab produksi sudah dilakukan massal lewat manufaktur.

"Terutama dari Jepara, hingga saat ini masih belum terkalahkan," ujar Rian.

Baca: Dinas Kesehatan Sleman Prediksikan Bakal Ada Peningkatan Kasus DBD di Tahun 2019

Meski demikian, Rian tetap optimis bahwa produk furnitur dan kerajinan asal Sleman tetap mampu berkembang dan menciptakan pasarnya sendiri.

Apalagi menurutnya, sudah ada dua produsen furnitur asal Sleman yang sudah mendapat penghargaan dari Kementerian Perdagangan RI.

"Keduanya menjadi eksportir yang konsisten mengirim produk dalam jumlah besar," jelas Rian.(*)

Penulis: Alexander Aprita
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved