Piala Indonesia

PSS Sleman Jumpa Borneo FC di 16 Besar Piala Indonesia 2018

PSS Sleman bakal kembali bersua klub asal Kalimantan, Borneo FC, di babak 16 besar Piala Indonesia 2018.

PSS Sleman Jumpa Borneo FC di 16 Besar Piala Indonesia 2018
Bolasport 
Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiantoro 

TRIBUNJOGJA.COM - PSS Sleman bakal kembali bersua klub asal Kalimantan, Borneo FC, di babak 16 besar Piala Indonesia 2018.

Kepastian tersebut didapat, setelah PSSI menggelar drawing di Kantor TVRI, Senayan, Jakarta, Jumat (8/2/2019) sore.

Fase tersebut, sedianya bakal dilangsungkan pada 15 hingga 24 Februari mendatang, dengan format home-away.

Menanggapi hasil undian ini, Pelatih PSS, Seto Nurdiantoro mengaku nothing to lose.

Sebab, sejak awal turnamen, manajemen tidak mematok target apapun.

Baca: Ingin Restorasi Yamaha Alfa, Ini Dana yang Kudu Disiapkan

"Ya, manajemen tidak ada target di sini. Jadi, sudah bagus kita bisa lolos sampai babak 16 besar," katanya saat ditemui Tribunjogja.com usai memimpin latihan PSS di Lapangan Paskhas, Sleman, Jumat (8/2/2019) sore.

Walau begitu, mantan penggawa Timnas Indonesia itu memastikan, anak asuhnya akan tetap tampil fight saat berhadapan dengan Borneo FC nanti.

Sebab, melalui pertandingan ini, ia ingin melihat, sampai sejauh mana perkembangan para pemainnya.

Terlebih, lanjut Seto, melihat performa anak asuhnya saat melawan Barito Putera di babak 32 besar silam, masih banyak kekurangan yang harus ditambal.

Baca: Hasil Drawing Babak 16 Besar Piala Indonesia 2018, PSS Sleman Jumpa Borneo FC

Ya, ia menilai, tim besutannya masih sangat lemah dalam hal penguasaan bola, atau ball possesion.

"Dari tim pelatih lebih ingin melihat perkembangan para pemain saja. Kemarin kita kalah ball possesion, nanti kita coba perbaiki. Latihan kami memang belum terlalu intens, tapi harapannya anak-anak sudah ada saling pengertian di sana," cetusnya.

Mengenai calon lawannya, Seto menyebut, Pesut Etam jelas memiliki kualitas mumpuni.

Benar saja, dalam beberapa musim terakhir, kesebelasan yang kini dibesut oleh pelatih asal Italia, Fabio Lopez itu, sanggup tampil stabil di kompetisi kasta tertinggi.

"Seperti dejavu ya, kita bertemu klub Kalimantan lagi. Jelas, mereka tim kuat, sementara kita banyak pemain muda, ini kesempatan bagus untuk mereka," pungkasnya. (*)

Penulis: aka
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved