Pendidikan

KKN PPM UMY Bantu Warga Terapkan 10 Indikator Pola Hidup Sehat dan Bersih

Kehadiran KKN 092 ini untuk membantu penerapan Pola Hidup Bersih dan Sehat di Dusun Daleman.

KKN PPM UMY Bantu Warga Terapkan 10 Indikator Pola Hidup Sehat dan Bersih
istimewa
KKN PPM Universitas Muhammadiyah Yogyakarta datang ke Dusun Daleman Desa Girikerto, Turi,Sleman, untuk membantu menyukseskan program PHBS 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Noristera Pawestri

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pola Hidup Sehat dan Bersih (PHBS) harus diterapkan untuk mencegah berbagai penyakit dan menciptakan lingkungan yang asri.

Untuk itu, KKN PPM Universitas Muhammadiyah Yogyakarta datang ke Dusun Daleman Desa Girikerto, Turi Sleman untuk membantu menyukseskan program PHBS yang sedang digalakkan oleh Depkes RI yang dikenal dengan Indonesia Sehat.

Dalam PHBS, terdapat 10 indikator, yakni persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan, memberi ASI eksklusif, menimbang bayi dan balita, menggunakan air bersih, mencuci tangan dengan air bersih dan sabun.

Indikator lainnya yakni menggunakan jamban sehat, memberantas jentik di rumah, makan buah dan sayur setiap hari, melakukan aktivitas fisik setiap hari dan tidak merokok di dalam rumah.

Baca: Kawasaki W175 Cafe Bakal Jadi Idola Baru Pecinta Motor Retro

Dosen Pembimbing Lapangan KKN 092, Rita Kusumawati mengatakan, kehadiran KKN 092 ini untuk membantu penerapan Pola Hidup Bersih dan Sehat di Dusun Daleman.

"Seperti menerapkan pentingnya cuci tangan sebelum makan, dan mengedukasi para bapak-bapak yang merokok untuk mengurangi kebiasaannya merokok di dalam ruangan,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Tribunjogja.com, Kamis (7/2/2019).

Untuk menjangkau 10 indikator itu, maka kegiatan yang diusulkan oleh KKN PPM UMY adalah pembentukan koordinator/kader PHBS, penyuluhan PHBS.

Baca: Tak Biasa, UMY Wisuda 2 Mahasiswa di Depan Kabah

Selain itu juga Pembuatan Warung Hidup, Pengoptimalan kegiatan Posyandu, dan Pemberantasan Jentik nyamuk.

Hal itu dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menerapkan PHBS di kehidupan sehari-hari.

Lebih lanjut Rita mengharapkan program PHBS tidak hanya sekedar formalitas saja, tetapi dipraktekkan di kehidupan sehari-hari dan menyadari pentingnya pola hidup bersih dan sehat

"Seperti dengan adanya warung hidup di mana kegiatan ini bekerjasama dengan ibu-ibu Dusun Daleman yang bertujuan untuk menanam tumbuhan sayur-sayuran, buah, hingga obat-obatan untuk memenuhi kebiasaan makan sayur dan buah-buahan,”  katanya. (*)

Penulis: Noristera Pawestri
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved